Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Penilitian: Hampir Separuh Rumah di AS Menghadapi Risiko Iklim yang Parah

Penilitian: Hampir Separuh Rumah di AS Menghadapi Risiko Iklim yang Parah

Redaksi - Kamis, 14 Maret 2024 06:32 WIB
pixabay
iklim
MATATELINGA, Amerika: Hampir setengah dari seluruh rumah di AS terancam oleh kondisi cuaca ekstrem, menurut analisis baru yang mengkaji potensi dampak perubahan iklim terhadap pasar perumahan di negara tersebut.

Di seluruh negeri, sekitar $22 triliun properti perumahan berisiko mengalami "kerusakan parah atau ekstrem"akibat banjir, angin kencang, kebakaran hutan, panas, atau kualitas udara yang buruk, menurut temuan Realtor.com.

Seorang ekonom di perusahaan real estate online tersebut mengatakan bahwa bahaya tersebut dapat berdampak pada harga rumah, menaikkan biaya asuransi, dan bahkan mengganggu stabilitas pasar perumahan yang lebih luas.

BACA JUGA:Anggota DPR dari Partai Republik Memisahkan Diiri dari Trump

"Bencana alam ini dapat menghancurkan rumah dan komunitas," kata Realtor.com dalam laporannya. "Bahkan properti yang tidak terkena dampak langsung risiko iklim pun terkena dampak premi asuransi yang lebih tinggi mengancam potensi penjualan dan membuat kepemilikan rumah semakin mahal."

Temuan-temuan tersebut sejalan dengan semakin banyaknya penelitian, serta banyak bukti anekdotal, yang menggarisbawahi besarnya skala masalah yang dihadapi pemilik rumah. Hampir 36 juta rumah seperempat dari seluruh real estate di AS menghadapi kenaikan biaya asuransi dan berkurangnya pilihan perlindungan akibat meningkatnya risiko iklim, demikian temuan First Street Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang mempelajari risiko iklim, tahun lalu.

BACA JUGA:Misi Dr. Sutarto, Ketua DPRD Sumatera Utara Yang Baru dari PDIP

Risiko iklim tidak terbatas pada wilayah pesisir yang terancam oleh naiknya permukaan air laut atau wilayah pegunungan yang rawan kebakaran hutan. Penelitian dari First Street juga menunjukkan bahwa penduduk negara bagian pedalaman seperti Kentucky, South Dakota, dan West Virginia menghadapi premi asuransi yang jauh lebih tinggi karena meningkatnya kerusakan akibat cuaca ekstrem.

[br]

Realtor.com memanfaatkan data First Street untuk memperkirakan jumlah rumah yang menghadapi potensi kerusakan iklim, dan memfokuskan studinya pada 100 kota terbesar. Temuan penting lainnya dari analisis Realtor.com:

5,5% rumah, senilai $3 triliun, menghadapi risiko kebakaran hutan yang parah atau ekstrem, dan 39% dari properti tersebut berada di California.

6,6% rumah, senilai $3,4 triliun, berisiko tinggi terkena banjir, dengan New Orleans memiliki jumlah rumah rentan terbesar.

Selama 30 tahun ke depan, 18% rumah akan berisiko rusak akibat angin kencang.

9% rumah, senilai $6,6 miliar, menghadapi risiko parah atau ekstrem karena menurunnya kualitas udara.

Pemilik rumah di 19 negara bagian dan Washington, D.C., kini diharuskan menerapkan kebijakan tambahan terkait badai.

Selain dampaknya terhadap pasar perumahan, perubahan iklim juga telah mempengaruhi tempat tinggal masyarakat. Lebih dari 3 juta orang Amerika telah pindah karena meningkatnya risiko banjir, menurut temuan First Street. Sementara itu, sekitar 83 juta orang Amerika â€" atau sekitar 1 dari 4 â€" setiap tahunnya terpapar udara tidak sehat, menurut kelompok tersebut.

[br]

"Perubahan yang telah kita lihat selama dua dekade terakhir ini sudah mulai berdampak pada hampir setiap sektor utama masyarakat kita," kata Jay Banner, ilmuwan iklim dan direktur Environmental Science Institute di University of Texas di Austin, pada Rabu (13/3/2024) dalam diskusi panel yang diselenggarakan oleh Realtor.com.

Mengapa hakim menolak beberapa dakwaan terhadap Trump dan dakwaan lainnya dalam kasus pemilu Georgia

Sebagian besar sistem kendaraan semi-otomatis gagal dalam hal keselamatan, demikian temuan pengujian baru

Bagaimana Trump akan menyeimbangkan musim pemilihan umum dengan kasus-kasus pengadilan

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Harga Energi Melonjak Tajam danTekanan Perekonomian dunia, Trump Temui Presiden China

Internasional

Akibat Blokade Amerika Serikat, Selat Hormuz Kembali di Tutup Iran

Internasional

Trump Memerintahkan Angkatan Laut AS Memblokade Pelabuhan Pelabuhan Iran, Untuk Apa..?

Internasional

Washington ke Jalur Diplomatik dan Permohonan kepada Iran,..Iran Tidak Boleh Lengah

Internasional

"Standar Ganda" Diterapkan Washington, Hambatan Terbesar Menuju Kesepakatan

Internasional

Iran Setuju Buka Selat Hormuz, Dua Minggu Genjatan Senjata