MATATELINGA, Carolina: Pernyataan Hochul muncul beberapa hari setelah sebuah video menyebar secara online yang memperlihatkan sekelompok pengunjuk rasa pro-Palestina, beberapa di antaranya bertopeng, berkerumun di dalam gerbong kereta bawah tanah sementara seorang pria memberikan instruksi kepada semua Zionis, sebuah istilah untuk orang-orang yang mendukung keberadaan negara Yahudi, untuk keluar dari kereta.Masker sudah menjadi pemandangan umum dalam demonstrasi menentang kampanye militer Israel di Gaza di seluruh negeri, dan beberapa peserta mengatakan bahwa mereka memilih untuk menutupi wajah mereka karena khawatir akan penyebaran COVID atau kemungkinan hukuman bagi mereka yang ikut serta dalam protes tersebut.Ada juga beberapa kasus di mana aktivis yang memakai masker melakukan tindakan vandalisme atau secara eksplisit mengeluarkan pernyataan antisemit.
BACA JUGA:Pantai Panama City diperkirakan Menjadi yang Paling Mematikan di ASHochul mengatakan tidak ada batas waktu kapan larangan penggunaan masker akan mulai berlaku di New York, namun beberapa negara bagian lain telah mengambil tindakan terhadap penggunaan masker.Di North Carolina, di mana undang-undang yang melarang penggunaan penutup wajah telah diberlakukan sejak tahun 1953, Badan Legislatif negara bagian baru-baru ini mengeluarkan undang-undang yang akan meningkatkan hukuman bagi siapa pun yang melakukan kejahatan sambil mengenakan masker.
BACA JUGA:Gagal Sita Rekening Debitur, Ketua PN Jakarta Selatan Lecehkan Putusan Sendiri, Oknum Pengadilan Bocorkan Informasi Kepada TereksekusiJaksa Agung Ohio bulan lalu memperingatkan para pengunjuk rasa bahwa mereka dapat menghadapi tuntutan kejahatan karena menutupi wajah mereka berdasarkan undang-undang yang disahkan di negara bagian itu lebih dari 70 tahun yang lalu untuk menghalangi Ku Klux Klan.Texas dan Florida juga mengandalkan undang-undang anti-masker yang sudah berlaku puluhan tahun dalam menanggapi demonstrasi pro-Palestina.[adsene]Dorongan yang muncul terhadap penggunaan masker tidak hanya ditujukan pada pengunjuk rasa. Philadelphia melarang penggunaan masker ski di dalam batas kota pada akhir tahun lalu dengan harapan dapat mengurangi kejahatan. Undang-undang baru di Washington D.C., baru-baru ini melarang seseorang menutupi wajahnya dengan tujuan mengaburkan identitasnya saat melakukan kejahatan.[br]Mengapa ada perdebatanPara pendukung pelarangan dalam berbagai bentuk mengatakan bahwa penutup wajah membuat pihak berwenang tidak mungkin mengidentifikasi orang-orang yang melanggar hukum atau terlibat dalam ujaran kebencian."Penggunaan masker dan penutup wajah lainnya yang menipu menimbulkan risiko yang signifikan terhadap keselamatan publik," kata Anggota Majelis Negara Bagian New York Michael Reilly kepada New York Post bulan lalu.Beberapa pendukung berpendapat bahwa pelarangan penggunaan masker tidak hanya akan memudahkan dalam menghukum pelaku kejahatan, namun juga dapat mencegah terjadinya kejahatan karena calon pelaku tidak akan berpikir bahwa mereka akan lolos dari hukuman.