Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Amerika Serikat Pemasok Senjata Terbesar ke Ukraina, Serangan kilat Ukraina

Amerika Serikat Pemasok Senjata Terbesar ke Ukraina, Serangan kilat Ukraina

Redaksi - Jumat, 16 Agustus 2024 08:33 WIB
pixabay
Washington mulai menyadari dampak serangan kilat Ukraina terhadap wilayah Kursk di Rusia 
MATATELINGA, Kursk : Washington mulai menyadari dampak serangan kilat Ukraina terhadap wilayah Kursk di Rusia seiring dengan meningkatnya skala pertaruhan berani yang dilakukan Presiden Zelensky.

Para pejabat AS sedang mengkaji bagaimana serangan ini dapat membentuk kembali dinamika politik dan militer dalam perang tersebut, serta implikasi terhadap perubahan sikap Washington mengenai bagaimana Ukraina dapat menggunakan senjata yang dipasok Amerika.

Serangan yang menakjubkan ini, yang mengejutkan baik para pemimpin Rusia maupun negara-negara Barat, menyoroti salah satu dilema paling berisiko bagi pertahanan Ukraina yang didukung Barat: Presiden Biden secara konsisten mencoba memberdayakan Kyiv untuk memukul mundur invasi Rusia tanpa mengambil risiko peningkatan eskalasi Amerika dengan Moskow.

BACA JUGA:Harris dan Trump Melihat Pemungutan Suara Tidak Membebani Tip

Karena Presiden Putin selalu berusaha menggambarkan konflik tersebut sebagai perang antara Rusia dan Barat, Biden berusaha memberikan batasan yang jelas pada kebijakan AS untuk mengecilkan narasi tersebut dan mencegah terjadinya konflik besar.

Namun serangan Kursk di Ukraina,serangan terbesar ke Rusia oleh militer asing sejak Perang Dunia Kedua, menurut analis militer, telah menimbulkan serangkaian pertanyaan mendesak bagi Gedung Putih.

Apakah hal ini dengan cepat memperluas batas-batas yang ditetapkan Washington mengenai bagaimana Ukraina dapat menggunakan sistem senjata Amerika dan NATO? Apakah tindakan ini berisiko melanggar garis merah Rusia karena keterlibatan Barat dalam perang tersebut? Jika tidak, apakah Presiden Zelensky telah menunjukkan kepada Washington bahwa ia dapat menganggap Putin hanya gertakan?

BACA JUGA:Biden menyebut Trump Sebagai 'Bahaya nyata Bagi Keamanan Amerika' ....?

Terlepas dari risiko dan ketidakpastian yang ada, ada rasa kekaguman yang mengejutkan di antara sebagian orang di Washington atas tindakan Zelensky. Mengumpulkan komentar-komentar dari para pejabat AS selama seminggu terakhir mengungkapkan sesuatu tentang posisi yang muncul.

Pemerintah berkeras Ukraina tidak memberikan peringatan dini mengenai serangan tersebut. Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan Washington “tidak ada hubungannya” dengan hal itu.

[br]

Mengenai penggunaan senjata Amerika, juru bicara Gedung Putih, Pentagon dan Departemen Luar Negeri tidak akan secara resmi mengkonfirmasi apakah senjata tersebut digunakan atau tidak, namun tampaknya sangat jelas bahwa hal tersebut memang benar, mengingat ketergantungan Ukraina pada sistem senjata Amerika dan NATO.

Vladislav Seleznyov, mantan juru bicara staf umum angkatan bersenjata Ukraina, mengatakan kepada Voice of America bahwa peluncur roket HIMAR yang disediakan AS sangat penting dalam kemajuan serangan tersebut.

Persetujuan AS atas penggunaan senjatanya oleh Ukraina dalam serangan Kursk tentu saja secara implisit diberikan. Juru bicara Pentagon Mayjen Patrick Ryder mengatakan minggu ini: “Kami menilai bahwa mereka berada dalam batas-batas kebijakan yang telah kami tetapkan.

Kebijakan-kebijakan tersebut tidak berubah khususnya terkait dengan penggunaan senjata AS.” Para pejabat mengatakan serangan itu “konsisten” dengan kebijakan mereka “sejak awal” agar Ukraina dapat mempertahankan diri terhadap serangan yang datang dari seberang perbatasan.

Namun juru bicara Pentagon Sabrina Singh menambahkan: “Sekali lagi, kami tidak mendukung serangan jarak jauh ke Rusia. Ini lebih untuk baku tembak. Saya tidak akan memberikan kisaran tertentu.”

AS adalah pemasok senjata terbesar ke Ukraina dan menjadikan hubungan ini sebagai hal yang paling penting bagi prospek Ukraina. Baru minggu lalu Pentagon mengesahkan peralatan tahap ke-63 dalam tiga tahun, termasuk rudal Stinger dan peluru artileri.

Namun sejak awal invasi Rusia, pendekatan Presiden Biden pada awalnya ditandai dengan penolakan untuk mengirim senjata yang lebih canggih " termasuk, berturut-turut, roket Himars, sistem pertahanan rudal Patriot, dan jet tempur F-16 " sebelum kemudian berubah pikiran.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Internasional

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Internasional

Strategi Ukraina Adalah Membunuh 50.000 Tentara Rusia Setiap Bulan

Internasional

Pejabat Kremlin: Pembicaraan Rusia-Ukraina Dimediasi AS Akan Dilanjutkan Minggu Ini

Internasional

Rusia menembakkan 111 drone dan Satu Rudal Balistik ke Ukraina

Internasional

Moskow Sambut Baik Krisis NATO, Sementara Perang Ukraina Mencekik Perekonomian Rusia