MATATELINGA, New York:Mantan Presiden Donald Trump memimpin Wakil Presiden Kamala Harris di tiga negara bagian yang menjadi medan pertempuran penting: Arizona, North Carolina dan Georgia, menurut jajak pendapat baru yang dilakukan oleh New York Times dan Siena College.Jajak pendapat tersebut, yang dirilis pada hari Senin dan dilakukan dari 17 hingga 21 September, mensurvei 713 pemilih di Arizona, 682 pemilih di Georgia, dan 682 pemilih di North Carolina. Setiap negara bagian memiliki margin kesalahan antara empat dan lima poin persentase.Para pemilih di ketiga negara bagian tersebut menyatakan keprihatinannya terhadap perekonomian, aborsi, imigrasi, dan arah negara secara keseluruhan. Kedua kandidat dipandang kurang baik oleh sebagian besar responden, dengan 50% memandang Trump dan 51% memandang Harris sebagai orang yang tidak disukai atau sangat tidak disukai.
BACA JUGA:Tim Kampanye Harris: Mereka Tidak Menggunakan Materi Kampanye Trump Dikirim Dari Peretas IranDi North Carolina, negara bagian yang belum memilih calon presiden dari Partai Demokrat sejak tahun 2008, keunggulan Trump hanya selisih tipis, 49-47. Namun di Arizona dan Georgia â€" dua negara bagian yang unggul tipis dari Presiden Joe Biden pada pemilu tahun 2020 â€" Trump kini mengungguli Harris dengan selisih yang sedikit lebih tinggi: 50-45 di Arizona dan 49-45 di Georgia.Kedua tim kampanye tersebut secara agresif menargetkan negara-negara yang belum menentukan pilihan (swing states) setelah debat calon presiden pada 10 September.Harris baru-baru ini mengadakan dua rapat umum di North Carolina dan muncul di Atlanta, Georgia pada hari Jumat di sebuah acara yang menyoroti hak-hak reproduksi di negara bagian tersebut. Dia dijadwalkan mengunjungi Arizona akhir pekan ini, namun tim kampanye belum mengumumkan kota mana yang akan dia kunjungi.Setelah debat tersebut, Trump juga mengadakan rapat umum di Tucson, Arizona, dan Wilmington, North Carolina. Dia akan berkampanye di Savannah, Georgia pada hari Selasa, (24/9/2024)