Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Hollywood Sambut Musim Penghargaan, Sulit diprediksi dengan Golden Globes

Hollywood Sambut Musim Penghargaan, Sulit diprediksi dengan Golden Globes

Redaksi - Sabtu, 04 Januari 2025 08:02 WIB
Pixabay
Pembawa acara Nikki Glaser menghadiri peluncuran karpet merah untuk Golden Globes
MATATELINGA, New York: Musim penghargaan Hollywood lainnya dimulai akhir pekan ini dengan Golden Globes, upacara industri yang paling mewah namun selalu bermasalah.

Nominasi untuk edisi ke-82 dipimpin oleh film-film seperti musikal Netflix Emilia Pérez, saga periode The Brutalis, film laris Broadway Wicked, dan film thriller Vatikan Conclave, dan berjanji untuk membantu mengarahkan persaingan yang sangat membingungkan yang belum menentukan siapa yang akan menjadi kandidat terdepan.

Tahun lalu didominasi oleh Oppenheimer karya Christopher Nolan, yang membawa pulang lima penghargaan sebelum memenangkan film terbaik di Oscar.

BACA JUGA:Kabarnya, Ikan Sarden Banyak Mafaatnya Untuk Kesehatan..Baca Disini

Musim ini sejauh ini telah menyaksikan Wicked dinobatkan sebagai film terbaik oleh National Board of Review, A Different Man oleh penghargaan Gotham, The Brutalis oleh New York Film Critics Circle dan Anora oleh Los Angeles Film Critics Association.

Minggu ini juga terdapat daftar panjang Bafta yang dipimpin oleh Emilia Pérez dan Conclave.

Spesialis penghargaan The New York Times, Kyle Buchanan, menyebutnya sebagai “musim yang tampaknya tidak memiliki banyak kemenangan” dengan “banyak waktu bagi para pesaing untuk naik dan turun”.

Di sisi televisi, ada hal-hal yang jauh lebih pasti seperti Shogun dalam kategori drama dan Baby Reindeer dari Netflix di sisi serial terbatas.

[br]

Keanggotaan pemilih yang menentukan pemenang telah berubah secara dramatis sejak pengungkapan besar-besaran pada tahun 2021 mengungkapkan kurangnya keragaman ras dan kasus korupsi. Pada tahun 2023, jumlah pemilih meningkat dari 87 menjadi lebih dari 300, dengan 58% “mengidentifikasi diri mereka sebagai orang yang beragam etnis”.

Hal ini juga menjadikan Globes lebih global dengan 76 negara kini terwakili, sesuatu yang terlihat pada nominasi tahun ini, yang mencakup Fernanda Torres dari Brasil sebagai aktris terbaik dalam drama untuk I'm Still Here, Payal Kapadia dari India untuk sutradara terbaik untuk Semua We Imagine as Light, dan Karla Sofía Gascón dari Spanyol sebagai aktris

terbaik dalam musikal atau komedi untuk Emilia Pérez.

Gascón juga menjadi wanita transgender pertama yang dinominasikan untuk film akting Globe. “Nominasi ini memberi saya harapan bagi kemanusiaan,” tulis Gascón di Instagram.

Namun tahun ini juga terdapat penolakan terhadap aktor dan sutradara kulit berwarna terkemuka, sesuatu yang mengingatkan banyak orang pada lembaga pemungutan suara yang lebih tua dan kurang inklusif.

Aktor-aktor terkenal seperti Danielle Deadwyler dari The Piano Lesson dan Marianne Jean-Baptiste dari Hard Truths serta sutradara seperti RaMell Ross dari Nickel Boys semuanya dikecualikan.

Setelah pembawa acara tahun lalu, komedian dan aktor Jo Koy, menuai kritik atas penampilannya dari banyak orang, dengan Richard Lawson dari Vanity Fair menyebut monolog pembukaannya sebagai "campuran lelucon malas yang mengerikan dan tingkat dua", tahun ini komik Nikki Glaser mengambil alih. Dia akan menjadi pembawa acara wanita solo pertama di Globes.

Glaser, yang acara spesialnya baru-baru ini, Someday You'll Die, dinominasikan untuk Grammy, Emmy, dan Golden Globe, juga menjadi berita utama tahun lalu karena perannya dalam acara panggang Tom Brady di Netflix, dengan Kathryn VanArendonk dari Vulture menyebutnya “percaya diri dan tajam”. Humornya dikenal tidak kenal takut dan sering kali mengeluarkan isi hati.

"Saya siap menghadapi tantangan," katanya kepada Rolling Stone saat menarik penonton di jam tayang utama dengan lebih banyak batasan daripada biasanya. "Saya pikir sebagai seorang seniman, Anda harus terus melakukan hal-hal yang membuat Anda sangat tidak nyaman… Sekarang, yang membuat saya sangat tidak nyaman adalah harus melakukan hal yang sulit, yaitu menjadi bersih."

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Internasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Internasional

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Internasional

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Internasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Internasional

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI

Internasional

Polwan Polda Sumut Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut, Dengan Humanis