Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Departemen Kehakiman Trump Meluncurkan Pemotongan Besar - Besaran

Departemen Kehakiman Trump Meluncurkan Pemotongan Besar - Besaran

Redaksi - Sabtu, 01 Februari 2025 07:47 WIB
Pixabay
Presiden Donald Trump
MATATELINGA, Washington: Pemerintahan Presiden Donald Trump meluncurkan serangkaian pemotongan besar-besaran di Departemen Kehakiman pada hari Jumat yang tampaknya berfokus pada agen FBI dan pihak lain yang menangani kasus-kasus terkait dengan serangan pada 6 Januari 2021 oleh para pendukungnya di Gedung Capitol AS.

Perombakan tersebut, yang dirinci dalam dua memo yang dilihat oleh Reuters dan oleh tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut, merupakan langkah terbaru pemerintahan Trump untuk merombak sistem peradilan pidana AS sejak ia kembali menjabat sebagai presiden pekan lalu.

Sebuah kelompok yang mewakili agen FBI mengeluarkan peringatan publik yang jarang terjadi tentang potensi ratusan pemecatan terhadap lembaga penegak hukum utama negara tersebut.

BACA JUGA:Pasukan Korea Utara mundur dari garis depan setelah menderita kerugian besar

Pemerintahan baru telah memecat lebih dari selusin jaksa yang mengajukan tuntutan pidana terhadap Trump dalam dua kasus yang telah dibatalkan.

Pemerintah juga telah menghentikan semua litigasi hak-hak sipil dan lingkungan hidup serta memerintahkan penyelidikan kriminal terhadap pejabat negara bagian dan lokal yang mengganggu inisiatif imigrasi garis kerasnya.

Penjabat Wakil Jaksa Agung Emil Bove pada hari Kamis mengatakan kepada jaksa federal tertinggi di setiap negara bagian untuk menyusun daftar semua jaksa dan agen FBI yang bekerja dalam penyelidikan kerusuhan Capitol, yang merupakan penyelidikan Departemen Kehakiman terbesar dalam sejarah AS modern, dua sumber diberi pengarahan tentang masalah tersebut.

[br]

FBI juga diperintahkan pada hari Selasa untuk memberikan daftar semua karyawan yang menangani kasus kriminal terhadap Trump, menurut sebuah memo yang dilihat oleh Reuters.

Memo itu memerintahkan delapan pejabat FBI untuk mengundurkan diri atau dipecat, dengan mengatakan bahwa partisipasi mereka dalam kasus 6 Januari merupakan bagian dari apa yang Trump sebut sebagai "persenjataan" pemerintah.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Asosiasi Agen FBI, sebuah kelompok yang beranggotakan lebih dari 14.000 agen aktif dan mantan agen FBI, menyebut tindakan tersebut "keterlaluan."

“Memberhentikan ratusan agen akan sangat melemahkan kemampuan biro tersebut untuk melindungi negara dari keamanan nasional dan ancaman kriminal dan pada akhirnya akan berisiko menyebabkan kegagalan biro dan kepemimpinan barunya,” tambah asosiasi tersebut.

Pemotongan staf ini berdampak pada pejabat karir FBI dan jaksa yang memiliki peran non-partisan, yang biasanya tetap memegang jabatan mereka dari satu administrasi ke administrasi lainnya. Biro ini memiliki sejarah independensi politik dan bertanggung jawab atas investigasi yang sangat sensitif yang melibatkan kontraterorisme, korupsi publik, dan keamanan siber.

Pada hari pertamanya kembali ke Gedung Putih pada 20 Januari, Trump memberikan grasi kepada hampir 1.600 orang yang didakwa menyerbu Capitol dalam upaya yang gagal untuk memblokir Kongres dalam mengesahkan hasil pemilu tahun 2020 yang dimenangkan oleh Joe Biden dari Partai Demokrat.

Ed Martin, jaksa penuntut federal di Washington yang ditunjuk Trump, telah meluncurkan penyelidikan mengenai penggunaan tuduhan menghalangi kejahatan dalam penuntutan terhadap orang-orang yang dituduh mengambil bagian dalam serangan 6 Januari.

Editor
:
Sumber
: rauters

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Donald Trump : Memilih Diam Jika Iran Menangguhkan Pembicaraan Damai

Internasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Internasional

Ini Pengakuan Donald Trump, China Terus Membeli Minyak dari Iran

Internasional

"Situasi di Selat Hormuz Tetap Tegang, Ini Kata Jubir Kemlu China

Internasional

Harga Energi Melonjak Tajam danTekanan Perekonomian dunia, Trump Temui Presiden China

Internasional

Akibat Blokade Amerika Serikat, Selat Hormuz Kembali di Tutup Iran