Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Menteri Pertahanan AS: Eropa Tidak Bisa Mengubah Paman Sam Menjadi 'Paman Pengisap'

Menteri Pertahanan AS: Eropa Tidak Bisa Mengubah Paman Sam Menjadi 'Paman Pengisap'

Redaksi - Jumat, 14 Februari 2025 08:00 WIB
Matatelinga
Menteri Pertahanan Amerika Pete Hegseth
MATATELINGA, Brussel: Menteri Pertahanan Amerika Pete Hegseth pada hari Kamis menolak kritik terhadap strategi negosiasi Washington dengan Rusia mengenai perang di Ukraina dan memperingatkan Eropa agar tidak memperlakukan Amerika seperti "orang bodoh" dengan menjadikannya bertanggung jawab atas pertahanannya.

“Jangan salah, Presiden Trump tidak akan mengizinkan siapa pun mengubah Paman Sam menjadi 'Paman Pengisap',” kata Hegseth pada konferensi pers di markas NATO di Brussels.

Eropa harus bertanggung jawab terutama atas pertahanan di benua Eropa, katanya.

BACA JUGA:DOGE Menyerang Pemerintah AS, Partai Republik Diam - Diam Mengajukan Keberatan

Dalam debutnya di luar negeri setelah mengambil alih Pentagon pada 24 Januari, Hegseth telah memicu badai kritik di Eropa setelah pada hari Rabu mengumumkan bahwa kembali ke perbatasan Ukraina sebelum tahun 2014 tidak realistis dan pemerintahan Trump tidak melihat keanggotaan NATO di Kyiv sebagai bagian dari solusi terhadap perang yang dipicu oleh invasi Rusia pada tahun 2022.

Para pengkritik Hegseth mengatakan pernyataan tersebut sama saja dengan Amerika Serikat melepaskan pengaruhnya dalam negosiasi dengan Rusia bahkan sebelum negosiasi dimulai, yang mereka gambarkan sebagai kemenangan besar bagi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Hegseth pada hari Kamis membela pernyataannya sebagai pengakuan atas kenyataan di medan perang dan membiarkan pintu terbuka bagi tindakan AS selama negosiasi yang dapat dilihat sebagai konsesi, termasuk mengenai isu-isu seperti pasokan AS ke Ukraina dan jumlah pasukan di Eropa.

"Saya pikir akan adil untuk mengatakan bahwa hal-hal seperti pendanaan di masa depan, baik lebih sedikit atau lebih, bisa dibahas dalam negosiasi," katanya kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa dia tidak akan mendahului Presiden AS Donald Trump.

[br]

Trump berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada hari Rabu dan mengatakan kepada para pejabat AS untuk memulai pembicaraan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.

Tawaran sepihak Trump kepada Putin, disertai dengan konsesi atas tuntutan utama Ukraina, menimbulkan kekhawatiran bagi Kyiv dan sekutu Eropa di NATO yang mengatakan mereka khawatir Gedung Putih akan membuat kesepakatan tanpa mereka.

“Kami, sebagai negara berdaulat, tidak akan bisa menerima perjanjian apa pun tanpa kami,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy kepada wartawan di Ukraina.

Para pejabat Eropa mengambil sikap tegas di depan umum terhadap tawaran perdamaian Trump, dengan mengatakan bahwa perjanjian apa pun tidak mungkin dilaksanakan kecuali mereka dan Ukraina dilibatkan dalam perundingan tersebut.

“Setiap perbaikan cepat adalah kesepakatan kotor,” kata kepala kebijakan luar negeri Eropa Kaja Kallas kepada wartawan di markas NATO pada hari sebelumnya.

Hegseth menolak gagasan bahwa dia melemahkan NATO atau keamanan Eropa.

“NATO adalah aliansi yang hebat, aliansi pertahanan paling sukses dalam sejarah, namun untuk bertahan di masa depan, mitra kami harus berbuat lebih banyak untuk pertahanan Eropa. Kita harus menjadikan NATO hebat lagi,” katanya.

Editor
:
Sumber
: rauters

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Internasional

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Internasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Internasional

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI

Internasional

Polwan Polda Sumut Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut, Dengan Humanis

Internasional

Bakamla RI Siap Dorong Ekonomi Maritim Indonesia