Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Amerika Serikat Mendeportasi Ratusan Orang yang diduga anggota geng Venezuela

Amerika Serikat Mendeportasi Ratusan Orang yang diduga anggota geng Venezuela

Redaksi - Senin, 17 Maret 2025 08:15 WIB
Pixabay
Presiden Donad Trump sedang menunjuk kearah
MATATELINGA, Washington: Lebih dari 200 orang yang diduga anggota geng Venezuela telah dideportasi dari AS ke penjara supermax di El Salvador, bahkan ketika seorang hakim AS memblokir pemindahan tersebut.

Presiden El Salvador Nayib Bukele menulis di media sosial bahwa 238 anggota geng Venezuela Tren de Aragua telah tiba di negara Amerika Tengah tersebut, bersama dengan 23 anggota geng internasional MS-13, pada Minggu pagi.

Baik pemerintah AS maupun El Salvador tidak mengidentifikasi para tahanan tersebut, atau memberikan rincian tentang dugaan kriminalitas atau keanggotaan geng mereka.

Perintah hakim federal mencegah pemerintahan Trump untuk menggunakan hukum perang yang sudah ada sejak berabad-abad lalu untuk membenarkan deportasi tersebut, tetapi penerbangan tersebut telah berangkat.

"Aduh... Terlambat," tulis Bukele di media sosial, mengolok-olok putusan hakim.

Sebuah video yang dilampirkan pada salah satu unggahannya memperlihatkan barisan orang-orang dengan tangan dan kaki diborgol sedang dikawal oleh petugas bersenjata dari pesawat.

BACA JUGA:Badai Dahsyat di Amerika Serikat, Diperkirakan 26 Orang Tewas

Bukele, sekutu Presiden AS Donald Trump, menulis bahwa para tahanan segera dipindahkan ke penjara besar yang terkenal di El Salvador, Pusat Penahanan Terorisme (Cecot).

Presiden El Salvador mengatakan mereka akan ditahan di sana "selama satu tahun", dan itu bisa "diperpanjang".

"Amerika Serikat akan membayar biaya yang sangat rendah untuk mereka, tetapi biaya yang tinggi untuk kami," tambahnya.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengucapkan terima kasih kepada Bukele dalam sebuah unggahan di X, menyebutnya "pemimpin keamanan terkuat di kawasan kami".

Sementara itu, sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt menulis: "Monster-monster keji ini dievakuasi dan dipindahkan ke El Salvador, di mana mereka tidak akan lagi dapat menimbulkan ancaman apa pun terhadap Rakyat Amerika."

[br]

Trump mengumumkan pada hari Sabtu bahwa ia telah menandatangani proklamasi yang menyatakan bahwa geng Tren de Aragua "melakukan perang tidak teratur" terhadap AS dan ia akan mendeportasi anggotanya berdasarkan Undang-Undang Musuh Asing tahun 1798.

Malam itu, Hakim Distrik AS James Boasberg di Washington DC memerintahkan penghentian deportasi selama 14 hari yang tercakup dalam proklamasi Trump, sambil menunggu argumen hukum lebih lanjut.

Setelah pengacara memberi tahu dia bahwa pesawat yang membawa orang-orang yang dideportasi telah lepas landas, Hakim Boasberg memberikan perintah lisan agar penerbangan kembali, media AS melaporkan, meskipun arahan itu tidak menjadi bagian dari putusan tertulisnya.

Seorang pejabat senior di pemerintahan Trump mengatakan penasihat hukum mereka telah menetapkan bahwa perintah hakim tidak sah karena kedua pesawat itu berada di atas perairan internasional pada saat itu, menurut Axios, sebuah media berita politik.

"Mereka sudah berada di luar wilayah udara AS," kata seorang pejabat senior pemerintahan kepada Axios. "Kami yakin perintah itu tidak berlaku."

Departemen Kehakiman (DOJ) telah mengajukan banding terhadap putusan hakim tersebut, menurut mitra BBC di AS, CBS News. BBC telah menghubungi DOJ untuk memberikan komentar.

American Civil Liberties Union (ACLU), yang terlibat dalam gugatan terhadap pemerintahan Trump, mengatakan perintah pengadilan tersebut mungkin telah dilanggar.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan konstitusional karena, di bawah sistem pengawasan dan keseimbangan AS, lembaga pemerintah diharapkan untuk mematuhi putusan hakim federal.

Editor
:
Sumber
: Bbc News

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Harga Energi Melonjak Tajam danTekanan Perekonomian dunia, Trump Temui Presiden China

Internasional

Akibat Blokade Amerika Serikat, Selat Hormuz Kembali di Tutup Iran

Internasional

Trump Memerintahkan Angkatan Laut AS Memblokade Pelabuhan Pelabuhan Iran, Untuk Apa..?

Internasional

Washington ke Jalur Diplomatik dan Permohonan kepada Iran,..Iran Tidak Boleh Lengah

Internasional

Untuk Keamanan Maritim di Selat Hormuz, Inggris dan Prancis Negara Negara Bergabung

Internasional

"Standar Ganda" Diterapkan Washington, Hambatan Terbesar Menuju Kesepakatan