Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Usai Bertemu dengan Utusan AS, Rusia dan Ukraina Saling Serang Melalui Udara

Usai Bertemu dengan Utusan AS, Rusia dan Ukraina Saling Serang Melalui Udara

Redaksi - Senin, 17 Maret 2025 08:45 WIB
Pixabay
Rusia dan Ukraina  saling serang
MATATELINGA, Ukraina: Rusia dan Ukraina saling serang udara dalam semalam, dengan kedua belah pihak pada hari Sabtu melaporkan lebih dari 100 pesawat tanpa awak musuh di atas wilayah masing-masing.

Serangan itu terjadi kurang dari 24 jam setelah Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan utusan AS Steve Witkoff untuk membahas rincian usulan Amerika untuk gencatan senjata selama 30 hari dalam perang dengan Ukraina.

BACA JUGA:Amerika Serikat Mendeportasi Ratusan Orang yang diduga anggota geng Venezuela

Putin mengatakan dalam konferensi pers pada hari Kamis bahwa ia mendukung gencatan senjata pada prinsipnya tetapi mengemukakan sejumlah rincian yang perlu diklarifikasi sebelum disetujui. Kyiv telah mendukung usulan gencatan senjata, meskipun pejabat Ukraina secara terbuka meragukan apakah Moskow akan berkomitmen pada kesepakatan semacam itu.

Berbicara kepada wartawan di Kyiv pada hari Sabtu, setelah pembicaraan virtual antara sekutu Barat yang diselenggarakan oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Zelenskyy menyuarakan dukungan Ukraina untuk usulan gencatan senjata penuh selama 30 hari untuk membahas rencana perdamaian jangka panjang, tetapi mengatakan Rusia akan berusaha menggagalkan pembicaraan dengan syarat dan "tetapi".

Starmer telah meminta sekutu untuk "terus menekan" Putin agar mendukung gencatan senjata di Ukraina, dan memuji Ukraina sebagai "pihak yang mendukung perdamaian." Starmer mengatakan Putin "cepat atau lambat" harus "datang ke meja perundingan".

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu sebelumnya, Zelenskyy menuduh Moskow mengerahkan pasukan di sepanjang perbatasan.

[br]

"Peningkatan pasukan Rusia menunjukkan bahwa Moskow bermaksud untuk terus mengabaikan diplomasi. Jelas bahwa Rusia memperpanjang perang," katanya.

Namun, Zelenskyy menekankan bahwa jika Rusia tidak setuju dengan usulan AS, akan ada tanggapan "yang spesifik, keras, dan lugas" dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Ia juga mengatakan bahwa pasukan Kyiv mempertahankan kehadiran mereka di wilayah Kursk Rusia setelah Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa "ribuan" pasukan Ukraina telah dikepung oleh militer Rusia.

“Operasi pasukan kami di wilayah yang ditunjuk di wilayah Kursk terus berlanjut,” kata Zelenskyy. “Pasukan kami terus menahan kelompok Rusia dan Korea Utara di wilayah Kursk. Tidak ada pengepungan terhadap pasukan kami.”

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio berbicara pada hari Sabtu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Dalam panggilan tersebut, mereka membahas langkah selanjutnya untuk menindaklanjuti pertemuan baru-baru ini di Arab Saudi dan sepakat untuk terus berupaya memulihkan komunikasi antara Amerika Serikat dan Rusia, kata juru bicara Departemen Luar Negeri Tammy Bruce dalam sebuah pernyataan.

Angkatan udara Ukraina mengatakan pada hari Sabtu bahwa Rusia telah meluncurkan rentetan 178 pesawat tanpa awak dan dua rudal balistik ke negara itu pada malam hari. Serangan itu merupakan campuran dari pesawat tanpa awak jenis Shahed dan pesawat tanpa awak tiruan yang dirancang untuk membingungkan pertahanan udara. Sekitar 130 pesawat tanpa awak ditembak jatuh, sementara 38 lainnya gagal mencapai target mereka.

Rusia menyerang fasilitas energi, menyebabkan kerusakan signifikan, menghantam infrastruktur energi di wilayah Dnipropetrovsk dan Odesa, kata perusahaan energi swasta Ukraina DTEK dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu. Beberapa penduduk tidak mendapatkan listrik.

"Kerusakannya signifikan. Pekerja energi sudah bekerja di lapangan. Kami melakukan segala yang mungkin untuk memulihkan listrik ke rumah-rumah sesegera mungkin," kata perusahaan energi tersebut.

Editor
:
Sumber
: AP

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Harga Energi Melonjak Tajam danTekanan Perekonomian dunia, Trump Temui Presiden China

Internasional

Akibat Blokade Amerika Serikat, Selat Hormuz Kembali di Tutup Iran

Internasional

Trump Memerintahkan Angkatan Laut AS Memblokade Pelabuhan Pelabuhan Iran, Untuk Apa..?

Internasional

Washington ke Jalur Diplomatik dan Permohonan kepada Iran,..Iran Tidak Boleh Lengah

Internasional

"Standar Ganda" Diterapkan Washington, Hambatan Terbesar Menuju Kesepakatan

Internasional

Iran Setuju Buka Selat Hormuz, Dua Minggu Genjatan Senjata