Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Trump Kecam Zelensky, Karena Menolak Mengakui Kendali Rusia

Trump Kecam Zelensky, Karena Menolak Mengakui Kendali Rusia

Redaksi - Kamis, 24 April 2025 08:15 WIB
Pixabay

MATATELINGA, Washington: Presiden Donald Trump mengecam Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Rabu atas komentarnya bahwa Ukraina tidak akan mengakui kendali Rusia atas Krimea, dan menyebut pernyataan tersebut "sangat merugikan Negosiasi Perdamaian dengan Rusia."

"Pernyataan yang menghasut seperti yang dibuat Zelensky membuat penyelesaian Perang ini menjadi sangat sulit. Dia tidak punya apa-apa untuk dibanggakan! Situasi Ukraina sangat buruk â€" Dia bisa mendapatkan Perdamaian atau, dia bisa berjuang selama tiga tahun lagi sebelum kehilangan seluruh Negara," tulisnya di Truth Social.

BACA JUGA:Paus Fransiskus Meninggal Dunia Sehari Setelah Paskah

Komentarnya muncul beberapa jam setelah pertemuan di London yang bertujuan untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina diturunkan setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan dia tidak akan hadir.

Rubio diharapkan untuk mengambil bagian dalam diskusi dengan pejabat Ukraina, Inggris, dan Eropa, tetapi juru bicara Departemen Luar Negeri Tammy Bruce mengatakan pada hari Selasa bahwa ia tidak akan hadir lagi karena "masalah logistik," meskipun seorang pejabat AS dan dua diplomat Eropa yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa diplomat tertinggi AS tidak pergi karena pemerintah merasa bahwa mereka belum mencapai titik yang menentukan dalam pembicaraan yang sedang berlangsung dan Rubio merasa bahwa kehadirannya tidak akan menjadi penggunaan waktunya yang terbaik.

BACA JUGA:Negara NATO Akan Mengirim Pasukan ke Ukraina Untuk Belajar dari Perang, Ini Kata Rusia

"Lebih baik membiarkan perundingan berjalan lancar daripada menciptakan ilusi bahwa terobosan sudah dekat," kata salah satu diplomat Eropa.

"Emosi memuncak hari ini," kata Zelensky pada hari Rabu setelah perundingan.

Dalam tanggapan tidak langsung terhadap kritik Trump atas Zelensky yang tidak mau mengakui kendali Rusia atas Krimea, Zelensky berjanji bahwa Kyiv akan mematuhi konstitusinya: "Ukraina akan selalu bertindak sesuai dengan Konstitusinya dan kami benar-benar yakin bahwa mitra kami - khususnya AS - akan bertindak sesuai dengan keputusannya yang kuat."

Zelensky membagikan tangkapan layar Deklarasi Krimea 2018 dari mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo yang menolak pendudukan Rusia atas semenanjung itu.

[br]

Kantor Luar Negeri Inggris telah mengonfirmasi sebelumnya pada hari Rabu bahwa pertemuan itu akan berlangsung di tingkat yang lebih rendah. "Pembicaraan tingkat resmi akan terus berlanjut tetapi ini tertutup untuk media," kata departemen itu dalam sebuah pesan kepada wartawan.

Perkembangan ini menimbulkan ketidakpastian baru atas upaya diplomatik untuk mengakhiri perang Rusia. Amerika Serikat semakin gigih dalam upayanya untuk memaksa Kyiv mencapai kesepakatan, tetapi Ukraina bersikeras tidak akan menyerahkan Krimea, yang telah diduduki Rusia sejak 2014, atau bagian timur Ukraina yang direbut setelah invasi besar-besaran Moskow pada 2022.

Wakil Presiden AS JD Vance mengancam akan meninggalkan negosiasi pada hari Rabu, dengan mengatakan kepada wartawan saat berkunjung ke India: "Kami telah mengeluarkan proposal yang sangat eksplisit kepada Rusia dan Ukraina, dan sudah waktunya bagi mereka untuk mengatakan ya atau AS meninggalkan proses ini. Kami telah terlibat dalam sejumlah besar diplomasi, kerja lapangan."

Tetapi sekutu Ukraina di Eropa, khususnya Inggris dan Prancis, berharap dapat menjembatani kesenjangan tersebut. Pembicaraan hari Rabu akan dilakukan setelah pertemuan di Paris minggu lalu di mana para pejabat dari AS, Inggris, Prancis, dan Jerman membahas kerangka kerja Amerika untuk gencatan senjata.

Setelah Rubio membatalkan rencana untuk menghadiri perundingan terbaru, Bruce mengatakan utusan khusus Presiden Donald Trump untuk Ukraina dan Rusia, Keith Kellogg, akan mewakili AS di London.

Utusan khusus Trump Steve Witkoff diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Rusia pada hari Jumat, kata seorang pejabat AS.

Editor
:
Sumber
: CNN

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Donald Trump : Memilih Diam Jika Iran Menangguhkan Pembicaraan Damai

Internasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Internasional

Ini Pengakuan Donald Trump, China Terus Membeli Minyak dari Iran

Internasional

"Situasi di Selat Hormuz Tetap Tegang, Ini Kata Jubir Kemlu China

Internasional

Harga Energi Melonjak Tajam danTekanan Perekonomian dunia, Trump Temui Presiden China

Internasional

Akibat Blokade Amerika Serikat, Selat Hormuz Kembali di Tutup Iran