Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Berhasil Menembak Jatuh F-16, Tentara Rusia diberi $200.000

Berhasil Menembak Jatuh F-16, Tentara Rusia diberi $200.000

Redaksi - Sabtu, 31 Mei 2025 07:30 WIB
Pixabay
MATATELINGA, Rusia: Tentara Rusia telah diberi hadiah hampir $200.000 karena menembak jatuh jet tempur F-16 AS pertama di Ukraina. Dua belas prajurit menerima hadiah dari raksasa minyak Rusia Forse dalam sebuah upacara di perbatasan yang dihadiri oleh para komandan.

"Fores telah memenuhi janjinya sebelumnya untuk mentransfer 15 juta rubel kepada anggota Angkatan Bersenjata Rusia karena menembak jatuh F-16 pertama di zona operasi militer khusus," kata perusahaan itu.

"Dua belas prajurit yang terlibat dalam menembak jatuh target menerima sertifikat uang," tambahnya, dengan mengatakan upacara tersebut berlangsung pada tanggal 29 Mei.

BACA JUGA:Kesepakatan Air Force One Trump dengan Qatar Belum Rampung

Jenderal Sergey Shmotyev, direktur Fores, menjanjikan hadiah kepada orang pertama yang menembak jatuh F-16 di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg.

Penghargaan tersebut diumumkan secara resmi di aplikasi perpesanan Telegram oleh Kementerian Pertahanan Rusia musim panas lalu.

[adsens]

Sejak pengirimannya pada Agustus 2024, setidaknya tiga F-16 Ukraina dilaporkan hilang, dengan dua pilot dipastikan tewas.

[br]

'Di atas dan di luar'

Salah satu pesawat dipastikan jatuh karena tembakan musuh, sementara penyebab dua kecelakaan lainnya masih dalam penyelidikan.

Kecelakaan pada bulan April tahun ini menyebabkan rudal permukaan-ke-udara 40N6 jarak jauh yang dikerahkan oleh Rusia menghancurkan sebuah F-16 jauh di dalam wilayah udara yang dikuasai Ukraina.

[adsens]

Tidak ada konfirmasi resmi mengenai apakah insiden ini yang menyebabkan pemberian hadiah.

Hadiah tersebut merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memberi insentif kepada Rusia agar bertindak lebih jauh dalam menghancurkan peralatan Barat.

Fores sebelumnya mengumumkan hadiah uang tunai untuk penghancuran tank yang dipasok NATO di timur Ukraina, dengan beberapa pembayaran dilaporkan dilakukan kepada prajurit Rusia.

Fores, yang membuat propant untuk industri minyak, telah mendukung upaya perang Rusia sejak awal invasi.

Perusahaan tersebut telah menyumbangkan lebih dari $3 juta untuk perang tersebut, mendanai pembelian perangkat keras, perangkat komunikasi, sistem pengacauan, alat deteksi termal, obat-obatan, dan peralatan evakuasi.

Perusahaan tersebut juga telah membantu mengumpulkan lebih dari 500 ton produk perawatan kesehatan dan obat-obatan untuk tentara Rusia yang bertempur di Ukraina.

[br]

Jet canggih

Ukraina telah mendesak Barat untuk memasok jet F-15 dan F-16, yang dikembangkan oleh General Dynamics, kontraktor pertahanan yang berkantor pusat di Virginia, sejak awal perang.

Negara tersebut mulai menerima jet tersebut pada musim panas tahun 2024, menyusul janji dari Denmark dan Belanda untuk memasok 60 F-16 buatan AS.

Janji serupa telah dibuat oleh Norwegia, Belgia, dan Yunani.

Pilot Ukraina telah menjalani pelatihan di pusat pelatihan F-16 Eropa yang berlokasi di Rumania.

Institut Studi Perang telah menyoroti tantangan yang dihadapi Ukraina dalam menerbangkan jet canggih tersebut, serta berbagai masalah dengan peralatan perawatan, suku cadang, dan bahan habis pakai.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Donald Trump : Memilih Diam Jika Iran Menangguhkan Pembicaraan Damai

Internasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Internasional

Ini Pengakuan Donald Trump, China Terus Membeli Minyak dari Iran

Internasional

"Situasi di Selat Hormuz Tetap Tegang, Ini Kata Jubir Kemlu China

Internasional

Harga Energi Melonjak Tajam danTekanan Perekonomian dunia, Trump Temui Presiden China

Internasional

Akibat Blokade Amerika Serikat, Selat Hormuz Kembali di Tutup Iran