MATATELINGA, Rusia: Citra satelit dari empat pangkalan udara Rusia yang diserang Ukraina pada hari Minggu menunjukkan bagaimana Moskow berupaya menggunakan taktik penipuan untuk melindungi armada pembom strategisnya.Citra yang diambil oleh perusahaan pencitraan satelit komersial AS Maxar Technologies dan diperoleh oleh Business Insider menunjukkan bahwa Rusia telah menutupi banyak pesawat pembomnya dengan ban dan benda-benda lain pada hari-hari dan minggu-minggu sebelum operasi Ukraina.
BACA JUGA:Kenapa Istri dan Anak Tersangka Boulder ditahan ICEPasukan Moskow juga mengecat pesawat palsu di landasan dan menggunakan puing-puing untuk membuat pesawat umpan.SBU Ukraina, badan keamanan internalnya, mengatakan bahwa mereka menggunakan pesawat tanpa awak quadcopter kecil untuk menyerang 41 pesawat Rusia dalam operasi yang berani tersebut, yang memakan waktu lebih dari 18 bulan.Pesawat-pesawat ini termasuk pesawat peringatan dini dan kontrol udara A-50, pesawat pengangkut An-12, pesawat tanker pengisian bahan bakar Il-78, dan pesawat pengebom Tu-95, Tu-22M3, dan Tu-160.[br]Pesawat tanpa awak tersebut menyerang pangkalan udara di seluruh Rusia, khususnya Belaya di wilayah Irkutsk, Olenya di wilayah Murmansk, Dyagilevo di wilayah Ryazan, dan Ivanovo di wilayah Ivanovo. Ukrainka di wilayah Amur dilaporkan menjadi sasaran tetapi tidak terkena serangan.Berbagai jenis taktik penipuan dapat dilihat dalam citra satelit dari kelima lokasi tersebut pada berbagai titik waktu sebelum serangan.Brady Africk, seorang analis intelijen sumber terbuka, mengatakan kepada BI bahwa sejak dimulainya invasi besar-besaran Rusia, pasukan Moskow telah "menambahkan pesawat umpan datar ke banyak pangkalan udara dan meletakkan ban di atas pesawat yang diparkir dalam upaya untuk membingungkan sistem penargetan senjata Ukraina."Africk mengatakan citra satelit baru menunjukkan bahwa Rusia juga "menempatkan puing-puing di atas umpan datar dan menempatkan benda-benda padat di tanah dalam bentuk kasar seperti pesawat terbang" dalam apa yang tampak seperti "upaya nyata untuk meningkatkan kemungkinan menyesatkan senjata Ukraina."Africk mengatakan bahwa pesawat tipuan datar Rusia, dalam beberapa kasus, hanya berupa siluet sederhana; dalam kasus lain, pesawat itu dicat agar menyerupai pesawat yang seharusnya tidak mudah terlihat dalam citra satelit berbasis radar yang diketahui digunakan oleh militer Ukraina."Jelas dari jumlah pesawat yang hancur bahwa serangan Ukraina terhadap pangkalan-pangkalan ini sangat berhasil, meskipun Rusia berupaya menipu," katanya.Rekaman video baru dari serangan itu memperlihatkan pesawat tanpa awak menyerang pesawat dengan ban terpasang.