MATATELINGA, Yerusalem: Kekerasan pada hari Selasa (11/11/2025) di Tepi Barat merupakan yang terbaru dari serangkaian serangan oleh para pemukim muda yang melonjak sejak perang di Gaza meletus dua tahun lalu. Serangan-serangan tersebut semakin intensif dalam beberapa pekan terakhir, seiring dengan ritual tahunan warga Palestina untuk memanen pohon zaitun.
Kantor kemanusiaan PBB pekan lalu melaporkan lebih banyak serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat pada bulan Oktober dibandingkan bulan-bulan lainnya sejak tahun 2006, yaitu terdapat lebih dari 260 serangan.
Baca Juga: Azerbaijan Menyatakan Tidak Akan Bergabung dengan Pasukan Internasional Warga Palestina dan pekerja hak asasi manusia menuduh tentara dan polisi Israel gagal menghentikan serangan para pemukim. Pemerintah Israel didominasi oleh pendukung sayap kanan gerakan pemukim, termasuk Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, yang merumuskan kebijakan permukiman, dan Menteri Kabinet Itamar Ben-Gvir, yang mengawasi kepolisian negara.
Halaman :
Notice: Undefined variable: max_pages in
/home/matateli/public_html/amp/detail.php on line
258