MATATELINGA, Washington: Kelompok garis keras imigrasi di Washington memanfaatkan penembakan dua anggota Garda Nasional minggu lalu untuk mendesak pemerintahan Trump agar lebih membatasi siapa saja yang boleh masuk ke AS, jauh melampaui pembatasan yang telah ditetapkan Gedung Putih segera setelah serangan tersebut.
Sejumlah anggota parlemen dan pejabat pemerintahan Trump memandang penembakan tersebut, oleh seorang pria Afghanistan yang telah diberikan suaka sebagai peluang untuk upaya agresif meningkatkan lapisan penyaringan baru bagi calon migran dan pencari suaka di seluruh dunia.
Baca Juga: Hakim Perintahkan, Pemerintahan Trump Segera Mengakhiri Penempatan Garda Nasional di Washington D.C Proposal yang diajukan berkisar dari wawancara tatap muka wajib bagi pemohon suaka hingga deportasi jutaan orang yang menurut pemerintah memasuki AS tanpa pemeriksaan memadai dari pemerintahan Biden. Saran lain termasuk berbagai pemeriksaan tambahan untuk mengungkap hubungan apa pun dengan kelompok teror.
Halaman :
Notice: Undefined variable: max_pages in
/home/matateli/public_html/amp/detail.php on line
258
Notice: Undefined variable: max_pages in
/home/matateli/public_html/amp/detail.php on line
258
Notice: Undefined variable: max_pages in
/home/matateli/public_html/amp/detail.php on line
258