MATATELINGA, Jakarta: Tiga pejabat Amerika Serikat mengungkapkan pada Rabu (11/2/2026) bahwa persiapan bagian dari rencana kontinjensi untuk serangan potensial terhadap Iran jika upaya diplomatik menemui kegagalan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump hingga saat ini belum mengeluarkan perintah resmi, dan para pejabat memperingatkan bahwa rencana tersebut masih bisa berubah sewaktu-waktu.
Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya tekanan militer Washington terhadap Teheran di tengah proses negosiasi program nuklir yang sedang berlangsung, sebagaimana dilaporkan oleh Wall Street Journal.Departemen Pertahanan Amerika Serikat dilaporkan telah menginstruksikan gugus tempur kapal induk kedua untuk bersiap menghadapi kemungkinan penempatan ke Timur Tengah.
Baca Juga: Penundaan Pembukaan Jembatan Internasional Gordie Howe, Tantang Keras Pemimpin Kanada Seorang pejabat menyatakan bahwa perintah pengerahan tersebut dapat keluar dalam hitungan jam. Pejabat lainnya menyebutkan bahwa Pentagon tengah menyiapkan kapal induk untuk dikerahkan dalam waktu sekitar dua minggu, kemungkinan dari Pantai Timur Amerika Serikat. Kapal induk USS George H.W. Bush saat ini sedang menyelesaikan latihan di lepas pantai Virginia dan dapat mempercepat latihan tersebut jika diperintahkan untuk bergerak lebih cepat.