MATATELINGA, Teheran:Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Sabtu (28/2/2026) mengumumkan dimulainya "operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Iran" menyusul konfirmasi syahidnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Televisi pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa Khamenei tewas dalam serangan Israel dan Amerika Serikat. Kantor berita Iran Tasnim menyebutkan bahwa Khamenei syahid di kantornya pada Sabtu (28/2/2026)pagi.
Baca Juga: Serangan Potensial Terhadap Iran Jika Upaya Diplomatik Menemui Kegagalan "Dalam beberapa saat, operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Republik Islam Iran terhadap Israel dan pangkalan teroris Amerika akan dimulai," sebut pernyataan IRGC seperti dikutip stasiun televisi pemerintah Iran itu.