MATATELINGA, Moskow: Saat ini tidak ada kapal tanker yang melintasi di Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Secara geografis pantai utara Selat Hormuz merupakan milik Iran, sedangkan kepemilikan pantai selatan dibagi antara Uni Emirat Arab dan Oman.
Konflik yang kian memanas di Kawasan Timur Tengah menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz, yang menjadi rute utama untuk pasokan minyak dan LNG dunia dari negara-negara Teluk.
Baca Juga: Amerika Serikat dan Israel Tidak Memiliki Alasan Melancarkan Serangan Terhadap Iran Pasalnya, sekitar 200 kapal tanker terjebak di pintu masuk Selat Hormuz di Teluk Oman pada Selasa (3/3/2026), menambah jumlah total kapal yang terjebak jadi 300 kendaraan, menurut data MarineTraffic yang dianalisis RIA Novosti.