MATATELINGA, New York:Kerangka setinggi kurang lebih 3 meter yang dijuluki"Jodi" ini akan dilelang oleh Sotheby's di New York. Penjualan inidilakukan setahun setelah para peneliti mengonfirmasi bahwa kerangka tersebutberasal dari genus yang berbeda.Dinosaurus karnivora dari periode Kapur Akhir ini diperkirakandapat terjual hingga USD9 juta saat dilelang pada Selasa (27/10/2026). Lelangini menyusul penjualan Tyrannosaurus rex yang dijuluki "Gus" olehSotheby's pada bulan Juli lalu, yang mencatatkan rekor harga USD50,1 juta(sekitar Rp908 miliar).
Penjualanini terjadi di tengah perdebatan dalam komunitas ilmiah mengenai apakahsisa-sisa fosil dinosaurus sebaiknya diperjualbelikan kepada pihak swasta.
Kerangka dinosaurus yang baru diidentifikasi—yang sebelumnyasempat dikira sebagai Tyrannosaurus rex muda, kini akan dilelang dengan hargaawal setidaknya USD6 juta (sekitar Rp108 miliar dengan kurs hari ini).
Baca Juga: Seproter: Brasil Akan Menjadi Juara Dunia Piala Dunia 2030 Sotheby's mendeskripsikan "Jodi" sebagai kerangka yang"sangat layak untuk dipamerkan", terdiri dari sekitar 191 elementulang fosil, termasuk tengkorak yang hampir lengkap dan terpelihara dengansangat baik.
Pihakrumah lelang menambahkan bahwa Nanotyrannus ini merupakan "satu dari hanyatiga kerangka sejenis yang diketahui oleh dunia sains." Menurut Sotheby's,spesimen ini adalah yang pertama muncul di pasar sejak keberadaan genustersebut dikonfirmasi oleh para peneliti Amerika Serikat pada Oktober tahunlalu.
Megan Jenkins, seorangpaleontolog dari University of Portsmouth, dalam sebuah acara di BBCRadio mengatakan bahwa Nanotyrannus "dalam waktu yang sangatlama sempat dianggap sebagai T. rex yang masih remaja."
Baca Juga: Salju Tebal dan Lapisan ES Melumpuhkan dan Menyebar di Seluruh Amerika Serikat "Namun,ukurannya jauh lebih kecil dan bentuk tubuhnya jauh lebih ramping. Dinosaurusini tampak sangat ramping dan langsing, dengan gigi berbentuk seperti bilahpisau yang berfungsi untuk mengiris daging," ujar Jenkins, dikutip Okezone.
Tyrannosaurusrex dan Nanotyrannus hidup berdampingan pada periode geologi yang sama, sekitar67 juta tahun yang lalu.
Baca Juga: Presiden Donald Trump Mengacaukan Universitas dan Distrik Sekolah