Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Amerika Serikat Resmikan Pembukaan Kedutaan Di Yerussalem Hari Ini

Amerika Serikat Resmikan Pembukaan Kedutaan Di Yerussalem Hari Ini

- Senin, 14 Mei 2018 07:22 WIB
Kota yerussalem / photo by dream.co.id
MATATELINGA, Palestina: Pemerintah Donald Trump akan meresmikan pembukaan kedutaan besar Amerika Serikat di Yerusalem hari ini, Senin (14/5). Langkah pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel itu menuai kecaman internasional sejak diumumkan Trump pada Desember lalu.Sebaliknya, Duta Besar AS untuk Israel David Friedman yakin bahwa langkah pemindahan kedutaan itu bakal membawa stabilitas di kawasan."Dalam jangka panjang, kami yakin keputusan inimenciptakan kesempatan dan platform bagi proses perdamaian berdasarkan realitas ketimbang fantasi," kata Friedman. "Kami optimistis bahwa keputusan ini akhirnya akan menciptakan stabilitas ketimbang sebaliknya."Bruce Riedel, mantan pejabat intelijen AS, CIA, yang kini memimpin Proyek Intelijen di Institusi Brookings menyatakan dengan peningkatan ketegangan antara Iran dan Israel di Suriah, Trump kini sedang 'melempar gas berisi minyak ke dalam api' dengan memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem. "Ini sangat berbahaya," kata Riedel.Trump memastikan diri tidak akan hadir untuk meresmikan kedutaan AS di Yerusalem. Dia menunjuk sebuah delegasi kepresidenan, yang dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri John Sullivan. Turut dalam rombongan putri Trump, Ivanka bersama suaminya, penasihat Gedung Putih Jared Kushner, serta Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin.Memenuhi janji kampanye, Trump mengumumkan pemindahan kedutaan sebagai pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, 6 Desember lalu. "Seperti yang Presiden nyatakan pada 6 Desember 2017, pembukaan bersejarah kedutaan kami mengakui realitas bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel dan pemerintahannya," kata Kementerian Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.Pada 1995, Kongres AS mengesahkan undang-undang yang mengharuskan Amerika untuk memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Meski begitu, tiap presiden menolak untuk mengambil langkah tersebut, dengan alasan keamanan nasional. Tiap enam bulan, para presiden AS sejak 1995, menandatangani penundaan pemindahan kedutaan di Israel ke Yerusalem.Kementerian Luar Negeri AS menyatakan pembukaan kedutaan bertepatan dengan 70 tahun peringatan pengakuan Amerika atas Israel sebagai sebuah negara. Hari berdirinya Israel, yang diperingati Palestina sebagai Hari Bencana atau Nakba. Dimana ratusan warga Palestina terpaksa mengungsi meninggalkan rumah-rumah mereka saat dimulainya penjajahan Israel.Kota Yerusalem, sejak lama terbagi menjadi wilayah Barat yang banyak dihuni warga Yahudi, dan Yerusalem Timur yang didiami warga Arab Palestina. Karenanya, Palestina mendambakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota jika merdeka dari Israel. Komunitas internasional juga sepakat bahwa status Yerusalem harus ditentukan dengan dialog perdamaian Israel-Palestina. Sehingga langkah sepihak Trump menimbulkan kecaman seluruh dunia.Hanya sejumlah negara, terutama yang bergantung pada bantuan Amerika Serikat, mendukung atau tidak berani bersikap soal keputusan AS memindahkan kedutaan ke Yerusalem.Mengikuti AS, Guatemala dan Paraguay telah menyatakan akan memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Editor
:
Sumber
: cnn

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Iran Mempertimbangkan Menyerang Aset Militer AS di Eropa, Jika Presiden Amerika ...?

Internasional

Donald Trum Memberlakukan Tarif Baru Sebesar 10 Persen Hingga 12,5 Persen Bagi Negara

Internasional

Donald Trump Tetap Meluncurkan Kampanye Militer Terhadap Iran, Terlepas dari Pengaruh Israel

Internasional

Jangan Ada Aktivitas Militer di Selat Hormuz, Ini Peringatan Keras Iran

Internasional

China: Keputusan Pengadilan Panama Tidak Masuk Akal ,,?

Internasional

Mahkamah Agung Membatalkan Perintah Eksekutif Presiden Donald Trump