MATATELINGA, Jakarta: Amerika Serikat (AS) telah mengirimkan tiga pesawat militer C-130 ke Indonesia untuk membantu upaya penanggulangan bencana gampa bumi dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah."Beberapa jam lagi akan ada tiga pesawat C-130 yang mendarat di Balikpapan dan akan siap mengangkut barang bantuan ke Palu paling cepat besok pagi. Kami siap memberikan bantuan transportasi udara jika dibutuhkan," demikian disampaikan Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph Donovan Jr kepada media di Jakarta, Jumat (5/10/2018).Dubes Donovan mengatakan, pengiriman ketiga pesawat itu disesuaikan dengan kebutuhan Pemerintah Indonesia untuk mengirimkan barang-barang bantuan melalui udara.Dia menjelaskan, saat ini telah ada tim ahli dari Kantor Bantuan Bencana Asin (OFDA) Badan Bantuan Pembangunan Internasional AS (USAID) yang berada di lapangan untuk melakukan assessment kerusakan dan berkoordinasi dengan upaya tanggap kemanusiaan dari AS. Mereka juga telah berhubungan dengan pemerintah setempat dan Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) untuk mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat di lokasi bencana."USAID, Pemerintah Indonesia dan mitra-mitranya telah mendistribusikan perangkat pengungsi darurat, selimut, perangkat kebersihan, lampu tenaga surya dan persediaan pemulihan bencana lainnya," tambahnya.Sejauh ini bantuan dari Pemerintah AS untuk penanggulangan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah telah mencapai USD4 juta atau sekira Rp60 miliar. Jumlah itu belum termasuk pengerahan tiga pesawat C-130 dan sumbangan dari perusahaan-perusahaan swasta Negeri Paman Sam seperti Chevron, Freeport, Exxon dan McDonald. AS juga tidak menutup kemungkinan akan adanya tambahan bantuan dalam beberapa waktu ke depan."Kami akan terus berkordinasi dengan Pemerintah Indonesia dan agensi pemulihan bencana di lapangan untuk menentukan jenis dan jumlah bantuan tambahan yang tepat untuk bisa memenuhi kebutuhan mendesak dari populasi yang terdampak bencana," kata Dubes Donovan."Kami juga bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhan mereka dan apa yang bisa kita lakukan dalam beberapa bulan atau pekan ke depan" pungkasnya.