Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Redakan Konflik, Korut-Korsel Sepakat Terapkan Aturan Larangan Terbang di DMZ

Redakan Konflik, Korut-Korsel Sepakat Terapkan Aturan Larangan Terbang di DMZ

- Jumat, 02 November 2018 10:49 WIB
Redakan Konflik, Korut-Korsel Sepakat Terapkan Aturan Larangan Terbang di DMZ / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Korea Utara dan Korea Selatan mulai memberlakukan zona larangan terbang dan larangan melakukan latihan militer di dekat perbatasan kedua negara, atau yang dikenal dengan nama zona demiliterisasi (DMZ) pada Kamis. Langkah itu merupakan upaya dari kedua negara untuk meredakan ketegangan.Kedua Korea telah menandatangani kesepakatan militer untuk "menghentikan seluruh tindakan permusuhan" pada KTT antar-Korea di Pyongyang bulan lalu. Beberapa langkah dari perjanjian itu telah dilaksanakan seperti penyapuan ranjau secara bertahap dan pembongkaran pos-pos penjagaan di sepanjang perbatasan."Korea Selatan dan Utara benar-benar menghapus bahaya bentrokan militer melalui perjanjian militer," kata Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in kepada parlemen sebagaimana dilansir Reuters pada Kamis, (1/11/2018)."Kedua Korea dan Amerika Serikat akan mencapai denuklirisasi lengkap di semenanjung Korea dan perdamaian abadi berdasarkan kepercayaan yang kuat."Kementerian pertahanan Korea Selatan mengatakan, Pyongyang telah mengambil langkah-langkah untuk memenuhi kesepakatan tersebut, termasuk menutup semua artileri yang dikerahkan di sepanjang pantai barat Korea.Zona larangan terbang itu memanjang sejauh 40 kilometer sebelah selatan dan utara Garis Demarkasi Militer (MDL) di timur dan 20 kilometer di barat. Larangan terbang berlaku untuk pesawat-pesawat bersayap tetap.Kesepakatan itu juga melarang latihan langsung yang melibatkan pesawat sayap tetap dan senjata yang dipandu dari udara ke darat di area larangan terbang. Korea Selatan dan Amerika Serikat telah mengadakan latihan seperti itu secara teratur sampai menghentikan latihan militer gabungannya pada Juni.Ada pembatasan yang berbeda untuk helikopter, pesawat tak berawak dan balon, dengan pengecualian untuk operasi komersial dan non-militer seperti medis, bencana dan penggunaan pertanian."Kami akan memverifikasi secara menyeluruh implementasi perjanjian pihak Utara, termasuk gerakannya pada latihan militer di seputar MDL dan apakah itu sesuai dengan zona larangan terbang," demikian disampaikan kementerian pertahanan Korea Selatan dalam pernyataannya.Zona larangan terbang adalah kunci yang menentukan bagi Washington karena akan secara efektif melarang latihan dukungan udara, di mana pesawat menyediakan tembakan dukungan bagi pasukan yang mungkin beroperasi di dekat pasukan musuh.Korea Utara telah berjanji untuk melakukan langkah-langkah menuju denuklirisasi penuh di Semenanjung Korea dalam pertemuan tingkat tingginya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Juni . Pyongyang saat ini dilaporkan telah bersiap untuk menerima tim inspeksi internasional ke lokasi uji coba nuklir dan rudal balistiknya.

Editor
:
Sumber
: okz

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Rico Waas Promosikan Kelezatan Kuliner Khas Medan

Internasional

Tentara Korea Utara Tidak Kenal Lelah, Hampir Fanatik

Internasional

Pasukan Korea Utara mundur dari garis depan setelah menderita kerugian besar

Internasional

Pimpinan Korea Kim Jong Un, Melarang Masyarakat Memelilhara Anjing, Apa Alasannya...?

Internasional

Pj Gubernur Sumut Juga Tawarkan Sejumlah Potensi Investasi Lainnya ke Dubes Korsel

Internasional

Dubes Korea Selatan Apresiasi Pembangunan Yang Masif Dilakukan Pemko Medan, Berdampak Iklim Investasi