MATATELINGA, Buenos Aires: Duta Besar Republik Indonesia Niniek Kun Karyatie membuka "Indonesia Corner"di Universidad Nacional de La Plata, Buenos Aires pekan ini. Indonesia Corner merupakan tempat berisikan buku-buku dan referensi mengenai Indonesia bagi para mahasiswa yang tertarik mempelajari mengenai Indonesia.Universidad Nacional de la Plata itu sendiri merupakan salah satu universitas negeri terkemuka di Argentina yang memiliki Departemen Asia Pasifik yang khusus membahas isu-isu di kawasan Asia dan Pasifik."Merupakan satu kehormatan untuk dapat memiliki hubungan yang khusus dan baik dengan Indonesia mengingat negara ini memegang peran yang sangat penting di kawasan", kata Profesor Consani.Pembukaan Indonesia Corner disaksikan oleh Direktur Asia dan Pasifik UNLP, Prof. Dr. Norberto Consani, Ketua Jurusan Hubungan Internasional, Ezequiel Ramoneda, dan para undangan yang hadir. Indonesia Corner di Universidad Nacional de La Plata, di La Plata ini merupakan yang pertama yang ada di Negara Argentina. Berbicara dihadapan mahasiswa yang hadir dalam pembukaan Indonesia Corner pada Kamis, (16/11/2018), Dubes Naniek mengungkapkan harapannya agar ruang khusus ini dapat dimanfaatkan secara optimal."Tambahnya, Buku adalah eye opener dan jendela dunia, oleh karena itu manfaatkanlah", pungkas Dubes RI sebagaimana dikutip dalam keterangan pers Kedutaan Besar Republik Indonesia di Buenos Aires yang diterima Okezone.Selain buku dan referensi mengenai Indonesia, Dubes RI juga memberikan peta Indonesia yang digambar dengan batik."Peta ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai Indonesia, yang saya yakin belum banyak orang mengetahui bentuk dan letaknya", jelas Dubes RI.Dalam kesempatan tersebut, Dubes RI juga menjadi pembicara pada Kongres Nasional ke-9 "Asia Pacific Round Table" yang diselenggarakan oleh Jurusan Hubungan Internasional. Dubes RI menyampaikan peranan Indonesia pada berbagai fora internasional, salah satunya G20 dan MIKTA."Permasalahan global yang dapat ditangani oleh solusi global, yaitu multilateralisme bukan unilateralisme", demikian disampaikan Dubes RI saat menjelaskan mengenai pentingnya forum multilateral bagi Indonesia dan negara-negara di dunia saat ini.