MATATELINGA, Jeddah: Gubernur Makkah, Pangeran Khalid bin Faisal bin Abdul Aziz Al-Saud resmi membuka Pameran Buku Internasional Jeddah ke-4. Acara tersebut berlangsung pada Rabu 26 Desember 2018 malam. Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Jeddah sekaligus Ketua Komite Penyelenggara Festival, Pangeran Mishal bin Majed dan Menteri Media Kerajaan Saudi, Awwad Al-Awwad.Setibanya di lokasi acara Pantai Obhur Selatan, Pangeran Khalid memotong pita untuk menandai pembukaan festival pecinta buku yang akan digelar selama 11 hari. Sejumlah budayawan Saudi termasuk tokoh media terkemuka Dr Hussein bin Muhammad Najjar, Abdullah bin Hamza Rajeh dan Nawal Bint Ahmad Baksh, penulis Hamad bin Abdullah Al-Qadi, dan Khaled bin Hamad Al- Malik juga menyaksikan pembukaan festival tersebut.surat kabar Al-Jazirah.Setelah upacara peresmian, Pangeran Khalid dan tamu-tamu lain mengunjungi paviliun pameran, yang luasnya mencapai 25.000 meter persegi. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa kemajuan budaya di Kerajaan Inggris mencerminkan suatu kemajuan. Adapun kemajuan yang dicapai oleh Arab Saudi ialah di bidang intelektual."Tidak ada perkembangan dan kemajuan tanpa pengetahuan dan budaya. Pengukuran kemajuan bangsa-bangsa dan kemajuan mereka tergantung pada standard budaya mereka," ujar Pangeran Khalid, seperti dilansir dari laman saudigazette.com.Ia mengaku kagum terhadap para siswa sekolah yang memamerkan karya tulis mereka di pameran tersebut. Pangeran Khalid berharap anak-anak tersebut memiliki masa depan yang cerah.Sekadar diketahui, sekitar 400 penerbit dan 2.000 peserta pameran dari dalam Kerajaan dan 40 negara asing berpartisipasi dalam pameran, yang akan berlanjut hingga 5 Januari 2019 mendatang. Terdapat 180 ribu judul buku, yang memenuhi selera berbagai segmen masyarakat dan dipajang di pameran itu.Mayoritas buku yang dipamerkan menampilkan kedalaman budaya Arab Saudi. Para peserta nantinya berhak mendapat salinan buku yang ditandatangani dari lebih dari 200 penulis di podium yang dirancang khusus. Setidaknya ada 20 komite dan 200 pejabat yang terlibat dalam pengorganisasian festival pecinta buku terbesar itu.Sebanyak lebih kurang 50 kegiatan dan 60 lokakarya, ceramah, pertunjukan teater, serta pemutaran 55 film dokumenter akan diadakan di sela-sela gelaran pameran buku internasional ini. (Mtc/Okz)