Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
47 Lukisan Koleksi Museum Norwegia Dilaporkan Hilang Secara Misterius

47 Lukisan Koleksi Museum Norwegia Dilaporkan Hilang Secara Misterius

Redaksi - Jumat, 28 Desember 2018 22:00 WIB
google
Ilustri
MATATELINGA, Oslo: Lusinan lukisan yang semula diduga tersimpan dengan aman di dalam koleksi Museum Munch di Oslo, Norwegia ternyata dilaporkan hilang. Penyelidikan yang dilakukan oleh media Norwegia, Dagbladet mengungkap bahwa hampir 50 karya seni, termasuk enam karya dari Edvard Munch, pelukis terkenal Nowegia, tidak diketahui keberadaannya.Para kurator di Museum Munch terkejut menemukan jumlah lukisan yang hilang ternyata hampir dua kali lebih banyak dari yang mereka duga. Tahun lalu, kepada Dagbladet Museum Munch mengaku tidak bisa menemukan 26 karya seninya, tetapi saat ini, Dagbladet mengonfirmasi bahwa sedikitnya 47 karya seni museum ternyata tidak berada di tempat yang seharusnya, termasuk enam lukisan karya Edvard Munch sendiri. Elisabeth Munch Ellingsen, cicit dari saudara laki - laki Edvard Munch, mengungkapkan kesedihannya setelah menemukan begitu banyak lukisan yang hilang dan berharap insiden itu dapat menjadi dorongan bagi museum dan Kota Oslo untuk merawat warisan budaya mereka dengan lebih baik lagi. Direktur Museum Munch, Stein Olav Henrichsen mengakui bahwa Munch Ellingsen benar untuk menyatakan kepengurusan karya Munch oleh kota Oslo sebagai hal perlu disesali, tetapi menekankan bahwa Museum Munch belum memiliki kesempatan untuk meninjau kembali arsip koleksinya sejak merger dengan Museum Stenersen delapan tahun lalu. Museum itu berencana untuk pindah ke ruang baru pada 2020 mendatang.Diwartakan RT, Jumat (28/12/2018), lukisan - lukisan yang hilang adalah bagian dari koleksi Museum Stenersen, 900 karya yang disumbangkan kepada Kota Aker, yang sekarang menjadi bagian dari Oslo, oleh kolektor Rolf E. Stenersen. Karya-karya itu digantung di dinding Sogn Student Village pada 1952 dan tetap berada di sana sampai 1973, ketika lukisan "Story" karya Munch dipotong dari bingkainya dan hilang dibawa pergi oleh pencuri.Meski "Story" akhirnya ditemukan di sebuah taman dekat tempat kejadian, pemerintah kota memutuskan untuk menurunkan lukisan-lukisan lainnya dari Sogn Student Village.Setelah 20 tahun disimpan di gudang, koleksi Stenersen akhirnya kembali dipajang untuk publik lagi mulai 1994, ketika Museum Stenersen dibuka di Oslo. Pada 2010, Museum Munch mengambil alih koleksi, yang mencakup karya - karya Erik Harry Johannesen, Ludvig Karsten, dan Kai Fjell, selain juga karya - karya Munch.Bahkan di Museum Munch, karya-karya sang pelukis belum benar-benar aman dua dari karyanya yang paling terkenal, "The Scream" dan "Madonna," dicuri di siang hari bolong pada 2004 oleh dua orang bersenjata yang merobeknya dari tembok, mengancam turis. dan staf museum. Kedua lukisan itu ditemukan dua tahun kemudian. (Mtc/Okz)

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Internasional

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Internasional

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Internasional

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Internasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Internasional

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI