Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ibu dan anak Berjalan Kaki 2.410 KM Nyebrang ke AS, Tetapi Hambatan Tentara

Ibu dan anak Berjalan Kaki 2.410 KM Nyebrang ke AS, Tetapi Hambatan Tentara

Redaksi - Senin, 29 Juli 2019 07:15 WIB
Hand Over
Tangan Ledy Perez menutupi wajahnya saat dia berjongkok dan menangis sambil memeluk anaknya
MATATELINGA, Mekxico:   Ibu dan anak ini telah menempuh jarak 2.410 km dari negara asalnya, Guatemala ke kota perbatasan Ciudad Juarez, yang hanya berjarak beberapa meter dari Amerika Serikat. Momen ini ditangkap oleh fotografer Reuters Jose Luis Gonzalez saat senja pada Senin pekan lalu.[adx]"Wanita itu memohon dan memohon kepada Pengawal Nasional untuk membiarkan mereka menyeberang [ke AS]. Dia ingin menyeberang agar putranya [Anthony Diaz] mendapat masa depan yang lebih baik,", kata Gonzalez. Prajurit itu, yang mengenakan seragam gurun, sambil menenteng senapan serbu memegang bahu perempuan itu. Ia mengatakan hanya mengikuti perintah, menurut Gonzalez.Baja Juga:   Diancam Presiden AS, Guatemala Sepakat dengan AS

Tentara itu tidak mengungkapkan namanya. Foto itu viral di media sosial, dan telah menjadi sorotan soal peran pasukan Pengawal Nasional militer Meksiko terhadap migran, yang kebanyakan dari Amerika Tengah. Tangan Ledy Perez menutupi wajahnya saat dia berjongkok dan menangis, sementara tangan lainnya memegang putranya yang berusia 6 tahun, yang menatap prajurit Tentara Pengawal Nasional Meksiko yang menghalangi mereka untuk menyeberang ke Amerika Serikat.[adx]Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador membentuk Pengawal Nasional untuk menurunkan rekor tingkat pembunuhan, tetapi hampir sepertiga anggotanya ditugaskan untuk berpatroli di perbatasan karena tuntutan Presiden Donald Trump demi membendung aliran migran ke AS.Tentara itu tidak berperilaku kasar selama menangani Perez dan putranya. Namun, dinamika kekuatan yang tampak dalam gambar beresonansi dengan kritik terhadap perlakuan yang diterima migran selama tindakan keras oleh Meksiko.Mantan Presiden Meksiko Felipe Calderon, yang me-retweet foto itu setelah diposting oleh mantan duta besar Meksiko untuk Amerika Serikat Arturo Sarukhan, menulis "Sayang sekali, Meksiko seharusnya tidak pernah menerima ini." Kantor Pengawal Nasional dan Lopez Obrador tidak segera menanggapi permintaan komentar.Pada bulan Juni, Lopez Obrador mengatakan Garda Nasional tidak memiliki perintah untuk menahan migran yang melintasi perbatasan AS. Dia secara teratur menekankan bahwa tindakan keras tidak boleh melanggar hak.[adx]Kekhawatiran migran di perbatasan selatan AS turun pada Juni menjadi sekitar 100.000 orang, menurut data AS, setelah Meksiko mengerahkan 21.000 tentara Garda Nasional, sebagian besar berasal dari jajaran militer.Trump mengatakan pada Rabu bahwa Meksiko mungkin menempatkan lebih banyak pasukan ke perbatasan AS. Namun Kementerian luar negeri Meksiko tidak segera menanggapi komentar itu.Pasukan Garda Nasional di Ciudad Juarez, termasuk prajurit dalam foto itu, dilengkapi dengan helm balistik, pelindung tubuh, dan senapan.Mereka mudah diidentifikasi dengan ban lengan kecil yang dihiasi dengan huruf-huruf GN, untuk kata-kata Spanyol berarti "Pengawal Nasional."

Editor
:
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Internasional

Donald Trump : Memilih Diam Jika Iran Menangguhkan Pembicaraan Damai

Internasional

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Internasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Internasional

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Internasional

Ini Pengakuan Donald Trump, China Terus Membeli Minyak dari Iran