MATATELINGA, Basel: Gagal memenuhi target di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, tak bisa menutupi kesedihan serta rasa kecewanya. Jonatan yang sebelumnya ditargetkan untuk mencapai babak semifinal harus kandas di perempatfinal.[adx]Jonatan harus mengubur mimpinya karena takluk dalam dua gim langsung dengan skor 22-24 dan 14-21 dari wakil India, B. Sai Praneeth. Jonatan tak mampu berbicara banyak di hadapan Praneeth karena menderita cedera pada pergelangan kaki kirinya.Jonatan merasakan cedera itu saat pergelangan kaki kirinya berbunyi di gim pertama dalam kedudukan 22-22. Cedera itu membuat Jonatan harus melepaskan gim pertama kepada Praneeth. Cedera itu ternyata juga mempengaruhi mental bertanding Jonatan.Sebab, tunggal putra Indonesia itu pernah mengalami cedera serupa beberapa waktu lalu. Kehilangan fokus pada gim kedua membuat Praneeth dengan mudah memanen poin dari Jojo –sapaan akrab Jonatan. Jonatan akhirnya juga harus melepas gim kedua juga ke tangan Praneeth.Fokus Jonatan selanjutnya adalah memulihkan diri dari cedera pergelangan kaki kirinya sebelum Olimpiade Tokyo 2020. Jojo tak mau cedera pergelangan kaki kiri itu kambuh di Olimpiade Tokyo 2020 sehingga membuatnya kembali gagal seperti saat ini.[adx]"Sebenarnya cukup disayangkan, karena ini merupakan salah satu target saya juga. Apalagi kemarin pelatih sudah bilang targetnya ke semifinal. Sebenarnya tinggal satu langkah lagi saya menginjakkan ke semifinal. Tapi ternyata harus sampai di sini. Tetap bersyukur. Ke depannya fokus dulu buat memulihkan kaki, karena ini sudah yang kedua kalinya. Jangan sampai karena targetnya ke Olimpiade, tapi pas di sana justru masalah itu terulang lagi," ujar Jonatan, seperti yang dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (24/8/2019).(Mtc/Okz)