Matatelinga - Yerussalem, Seorang bocah Yahudi diketahui menjadi korban tewas akibat serangan mortir. Anak yang baru berusia empat tahun ini meregang nyawa di Sdot Negev perbatasan Israel-Gaza.Sesaat setelah kejadian ini, Pihak Israel langsung angkat bicara. Negara Yahudi ini menuduh Hamas sebagai pihak yang patut disalahkan.Krisis di Gaza kembali menelan korban. Kali ini korban tersebut jatuh dari pihak Israel."Hamas akan membayara harga yang mahal akibat teror yang mereka lancarkan," sebut Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, seperti dikutip dari Trend Sabtu (23/8/2014).Seperti diketahui, baku tembak antara Israel dan Hamas kembali pecah beberapa hari belakangan. Hal ini terjadi setelah gencatan senjata yang sebelumnya dicapai dilanggar oleh kedua belah pihak.(Mt/Okz)