Matatelinga - Washington, Obama mengakui, saat ini tidak memiliki strategi dalam memerangi kelompok militan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Presiden Amerika Serikat (AS)Barack Obama tampaknya akan kembali disudutkan."Saya tidak ingin menempatkan kereta di depan kuda. Kita tidak memiliki strategi sama sekali," tutur Obama seperti dikutip Time, Jumat (29/8/2014)."Saya pikir apa yang saya lihat di beberapa laporan menunjukkan bahwa langkah para militan jauh lebih maju daripada kita,” tambahnya.Komentar ini disampaikan langsung kepada sejumlah wartawan di Gedung Putih.Menurut Obama, saat ini, pihaknya perlu memastikan bahwa AS punya rencana yang jelas dalam menghadapi ISIS. Obama juga telah memerintahkan Menteri Luar Negeri AS John Kerry untuk memulai mencari aliansi dalam menggempur ISIS.Kebijakan Obama terkait ISIS terus mendapat kritik dari sejumlah pihak khususnya anggota kongres. Hal itu disebabkan karena Obama tidak meminta persetujuan dari anggota kongres saat AS melancarkan serangan ke Irak.Saat ini, Obama masih membela keputusannya untuk tidak meminta persetujuan dari Kongres.Namun, orang nomor satu di negara adidaya ini menjelaskan jika pihaknya sudah memiliki strategi untuk melawan ISIS, maka dia akan meminta persetujuan dari anggota kongres. Menyusul strategi selanjut pasti membutuhkan dana tambahan.(Mt/Okz)