Matatelinga - Washinton, Pria itu tidak tertolong karena pramugari enggan menolong, dengan alasan dadanya memiliki bulu lebat. Pria yang terkena serangan jantung di atas penerbangan Southwest Airline, meninggal karena alasan sepele.Peristiwa ini terjadi ketika Jack Jordan tiba-tiba saja menderita serangan jantung di atas pesawat. Istrinya, Caroline Jordan yang bepergian dengannya, langsung meminta pertolongan kepada pramugari.Awalnya pria berusia 62 tahun itu dicoba ditolong dengan pernapasan buatan, namun hal tersebut gagal. Ketika sang istri meminta digunakan alat pengejut, pramugari tersebut langsung menolak."Pramugari yang berada di sana menolak memberikan pertolongan, karena dadanya (Jack Jordan) terlalu banyak bulu," ujar Caroline Jordan, kepada kantor berita KOAT, seperti dikutip Daily Mail, Senin (1/9/2014)."Saya tidak mengharapkan pramugari atau maskapai itu menyediakan perawat atau dokter. Tetapi dalam situasi mendadak, mereka seharusnya menggunakan alat itu," jelasnya.Caroline menambahkan, mereka yang ada di dalam pesawat itu akhirnya mencukur bulu dada suaminya. Namun ketika alat pengejut itu dipasangkan, sang suami sudah meninggal begitu mendarat.(Mt/Okz)