Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Presiden Liberia Minta Bantuan AS dalam Perangi Ebola

Presiden Liberia Minta Bantuan AS dalam Perangi Ebola

Admin - Minggu, 14 September 2014 06:16 WIB

Matatelinga - Monrovia, Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, Sabtu (13/9/2014), meminta bantuan darurat kepada Presiden AS Barack Obama untuk memerangi wabah ebola terburuk di Afrika.

"Tanpa lebih banyak bantuan langsung dari pemerintahan Anda, kami akan kalah dalam perang melawan ebola ini," kata Sirleaf yang meraih hadiah Nobel Perdamaian untuk kerjanya memperjuangkan hak-hak perempuan.

Permintaan Presiden Sirleaf ini dimuat dalam sebuah surat bertanggal 9 September yang sempat dibaca oleh Reuters. Dalam surat itu Sirleaf meminta agar pemerintah AS membangun setidaknya satu unit penanganan ebola di ibu kota Monrovia. 

Meski Liberia akan membuka pusat penanganan ebola berkapasitas 100 tempat tidur dan MSF memperbesar fasilitas ebola di Monrovia hingga 400 tempat tidur, Sirleaf mengatakan, negeri itu masih kekurangan sedikitnya 1.000 tempat tidur dan setidaknya 10 pusat penanganan ebola di seluruh Liberia.

Pemerintah AS telah menjanjikan bantuan 100 juta dolar untuk mengendalikan wabah ebola dengan menyediakan peralatan pelindung untuk para pekerja kesehatan, makanan, air bersih serta obat-obatan dan peralatan medis.

Pekan ini, militer AS akan membangun sebuah rumah sakit lapangan berkapasitas 25 tempat tidur di Liberia untuk merawat pekerja kesehatan yang terinfeksi ebola. 

Sementara itu Duta Besar AS untuk Liberia Deborah Malac mengatakan Washington akan melatih pasukan keamanan Liberia dalam menjalankan operasi pengisolasian.

Pelatihan ini digelar setelah seorang bocah tewas tertembak ketika tentara Liberia melepaskan tembakan ke arah warga yang memprotes pendirian pusat karantina di sebuah kawasan permukiman di Monrovia.

(kpc/bro)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Gempa Sebesar 3,1 Magnitudo Guncang Wilayah Bonebolango, Gorontalo

Berita

Virzha Hadir di Gebyar Pesta Rakyat, Musa Rajekshah Minta Jebolan Ajang Menyayi ini Berbagi Tips Sukses

Berita

Wabah Ebola Baru Merebak di Kongo

Berita

Regina: Awalnya Ragu, dengan Datangnya Lamaran Kekasih Sangat Senang

Berita

KKP Kualanamu Awasi Ketat Penumpang dari Singapura

Berita

Batam Berpotensi Menjadi Pintu Masuk Virus Zika