Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Warga Skotlandia Tentukan Kemerdekaannya

Warga Skotlandia Tentukan Kemerdekaannya

Admin - Jumat, 19 September 2014 06:35 WIB
Google
Ilustrasi
Matatelinga - Edinburgh,  Sejumlah negara yang sekubu dengan Inggris menyarankan agar Skotlandia tetap berada dalam Kerajaan Inggris. "Saya harap ini tetap kuat, tegap, dan bersatu," kata Presiden Amerika Serikat Barack Obama lewat akun Tweeternya. Senada dengan Obama, Perdana Menteri Australia Tonny Abbot juga menyatakan tak menginginkan "Kerajaan yang Tak Bersatu".Pemungutan suara referendum pemisahan diri Skotlandia dari Kerajaan Inggris telah digelar. Warga Skotlandia berduyun-duyun mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di negara ini.Dilansir dari AFP, Jumat (19/9/2014), warga yang mengenakan rok tradisional dan topi tartan telah mengantre di TPS pada Kamis (18/9) waktu setempat."Saya merasa sangat berbeda hari ini. Saya mungkin akan membuat perubahan besar dan suara saya akan terhitung," kata warga kota Glasgow berusia 23 tahun bernama Aidan Ford setelah menentukan pilihannya. Kampanye referendum kemerdekaan telah membuat warga Skotlandia menjadi tertarik terhadap isu politik. Isu referendum ini juga membuat mereka mempertanyakan identitas nasional mereka yang sebelumnya jarang mereka perbincangkan.Ada 5.000 TPS yang disediakan untuk memilih "Ya" atau "Tidak" dari pertanyaan "Apakah Skotlandia harus menjadi negara merdeka?". Hasil dari referendum ini diharapkan bisa keluar pada Jumat (9/19) pagi hari waktu setempat.Atlet tenis kenamaan dari Skotlandia, Andy Murray, menyatakan aspirasinya untuk mendukung pemisahan Skotlandia dari Kerajaan Inggris Raya. "Mari kita lakukan ini (memisahkan diri dari Inggris Raya)!" kata Murray lewat akun Twitternya.Perdana Menteri Inggris David Cameron memohon kepada warga Skotlandia untuk tetap menjada "rumah bersama", alias tidak memerdekakan diri. Cameron memperingatkan, separasi Skotlandia dari Inggris akan seperti "perceraian yang menyakitkan" karena akan disusul oleh risiko ekonomi yang bakal dialami Skotlandia.Terkait polemik separasi Skotlandia ini, Presiden Prancis Francois Hollande menyatakan bahwa Eropa sedang di bawah ancaman "egoisme, populisme, dan separatisme". Hollande justru mempertanyakan apa yang akan terjadi bila Skotlandia benar-benar merdeka."Siapa yang bisa bilang hasilnya... dari referendum ini, apa dapat memutuskan masa depan Kerajaan Inggris ataukan juga Eropa?" kata Hollanda dalam konferensi pers di Paris.Warga Inggris penulis novel Harry Potter yang tinggal di Edinburgh (Ibu Kota Skotlandia), JK Rowling, menyatakan sentimen lewat akun Tweeternya. "Apapun yang terjadi, saya harap kita tetap sebagai teman pada Sabtu (20/9) (setelah pengumuman referendum separasi Skotlandia)," tulis Rowling.(Mt/Dtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pasukan Israel Mendirikan Pos Pemeriksaan dan Melakukan Inspeksi Dua Desa Suriah

Berita

Tanpa Kongres, Trump Loloskan Penjualan Senjata USD 8,6 Miliar ke Timur Tengah

Berita

"Standar Ganda" Diterapkan Washington, Hambatan Terbesar Menuju Kesepakatan

Berita

Lebanon di Srang Israel, Liga Arab Menuntut, Apa Sikap Amerika Serikat

Berita

Mau Akhiri Perang AS dan Israel, Iran Menetapkan Empat Syarat

Berita

Umar Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL