Matatelinga - Brussels, Oana Lungescu, juru bicara NATO, Jumat (12/12/2014) mengatakan Moskwa menolak menjalin kontak dengan aliansi militer Barat sejak Mei 2014.Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengatakan Rusia mengabaikan panggilan untuk memulai dialog militer.PressTV memberitakan Barat terus menuduh Rusia ikut campur dalam urusan di Ukraina. Moskwa balik menuduh pemerintah dukungan Barat di Kiev menekan populasi etnis Rusia di timur Ukraina.Ketegangan Rusia-Barat berlanjut ketika Menteri Pertahanan Polandia Tomasz Siemoniak menyebut terjadi lonjakan aktivitas angkatan laut dan angkatan udara Rusia di Laut Baltik. Ia menyebut lonjakan itu belum pernah terjadi sebelumnya.NATO juga menuduh Rusia meningkatkan volume terbang terkoordinasi ke seluruh Norwegia, Inggris, sampai jauh ke Atlantik, hampir 50 persen dibanding tahun lalu.Aliansi yang dipimpin AS ini mengatakan kerja sama militer NATO-Rusia diperlukan untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan. NATO juga bersikeras agar Rusia menjaga saluran komunikasi militer terbuka.Barat menghentikan semua kerja sama dengan Moskwa, setelah Rusia mencaplok Semenanjung Krim, Maret lalu. Namun NATO mengatakan blok militer tidak menutup saluran diplomatik.Pada perkembangan lain Norwegia menangguhkan kerja sama militer dengan Rusia sampai akhir 2015. Namun situs Norwegia memberitakan kerjasama menjaga perbatasan, pencarian, dan penyelamatan di laut masih diperlukan.(Mt/Inc)