MELBOURNE – Matatelinga, Aksi demonstrasi dilakukan sejumlah warga di kota-kota Australia. Bahkan, ribuan hakim dan jaksa ikut berdemo meminta Pemerintah Indonesia tidak mengeksekusi mati dua terpidana mati kasus narkoba Bali Nine.Andrew Chan dan Myuran Sukumaran akan dieksekusi dalam waktu dekat ini. Anggota terkemuka dari komunitas hukum di Victoria pun mengadakan pertemuan di Melbourne CBD untuk menolak eksekusi tersebut.Hakim Mahkamah Agung di Victoria, Lex Lasry, mengatakan kepada para pengunjuk rasa bahwa dia bertemu dengan Andrew dan Myuran pada 2006. Menurutnya, rehabilitasi yang dilakukan kedua terpidana mati itu sangat baik."Anda di sini, pagi ini, karena setidaknya sebagian dari Anda memahami bahwa untuk mengeksekusi dua orang ini sekarang setelah sembilan tahun rehabilitasi signifikan dan penebusan akan menjadi sebuah tragedi," kata Lasry seperti diberitakan ABC Australia, Rabu (18/2/2015).“Saya berada di Bali selama tiga pekan dan menghabiskan beberapa jam bersama Andrew serta Myuran di Lapas Kerobokan. Saya bisa mengatakan kepada Anda bahwa mereka sangat senang dengan dukungan dari sini,” sambungnya.Selain di Victoria, warga di bagian selatan Australia juga melakukan demo. Sebanyak 1.000 anggota persaudaraan hukum mengheningkan cipta selama satu menit di luar Gedung MA Adelaide.Sementara di Canberra, sebanyak 150 orang berkumpul di Gedung Mahkamah Agung juga untuk menentang hukuman mati tersebut. Dilansir laman okezone.com, Rabu (18/2/2015)(Fit)