CILACAP – Matatelinga, Keluarga terpidana mati Bali Nine terus meminta kepada Pemerintah Indonesia agar tidak mengeksekusi Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.Sebagaimana diketahui, usaha keluarga terpidana mati narkoba Andrew dan Myuran terus menemui jalan buntu. Kini, pihak keluarga kembali memohon kepada Presiden RI Joko Widodo untuk tidak mengeksekusi terpidana mati narkoba tersebut.“Saya tidak mau mereka mengeksekusi anak saya. Dia sudah melakukan banyak hal yang baik. Dia merupakan orang yang baik hati, kini dia sudah berubah,” kata ibunda Myuran, Raji Sukumaran seperti diberitakan Daily Mail, Kamis (26/2/2015).“Saya memohon kepada Presiden Jokowi untuk tidak mengeksekusi anak saya, beri dia kesempatan untuk tetap di dalam penjara dan melanjutkan hal-hal baik yang sudah dilakukannya,” sambungnya.Ucapan itu datang sesaat setelah Perdana Menteri Tony Abbott menghubungi Presiden Jokowi pada Rabu 25 Februari malam. Dalam pembicaraan itu, PM Abbott meminta kepada Presiden Jokowi untuk tidak mengeksekusi terpidana mati Bali Nine.“Kami merasa malu dengan kejadian ini. Kami sebagai keluarga menyadari telah menyebabkan banyak hal memalukan bagi Indonesia dan kami meminta maaf,” kata Michael Chan, keluarga Andrew Chan.“Tapi saya rasa dalam 10 tahun terakhir, dia sudah melakukan banyak hal yang baik untuk Indonesia di dalam penjara dan coba untuk meminta pengampunannya,” lanjutnya. Demikian dilansir laman okezone.com, Kamis (26/2/2015)(Fit)