Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Malaysia Usir 117 TKI Bermasalah
TKI Bermasalah

Malaysia Usir 117 TKI Bermasalah

Admin - Sabtu, 14 Maret 2015 10:28 WIB
google
TKI
MALAYSIA - Matatelinga, Pemerintah Kerajaan Malaysia kembali mengusir Tenaga Kerja Indonesia (TKI) lewat Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Mereka didepak dari negeri jiran itu lantaran bermasalah dengan imigrasi dan telah berbulan-bulan ditahan Pusat Tahanan Sementara (PTS) Air Panas Tawau, Malaysia.

Menurut Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Nasution, berdasarkan berita acara penyerahan TKI dari Konsulat RI Tawau kepada Imigrasi Nunukan merujuk surat nomor 125/Kons/III/2015 tertanggal 13 Maret 2015. Jumlah TKI dipulangkan adalah 117, terdiri dari 77 laki-laki dan 40 perempuan.

Nasution menambahkan, pengusiran TKI dari Malaysia ini merupakan kedua kalinya dalam Maret 2015. Pada 12 Maret lalu, Malaysia juga mengusir 40 TKI.

"Berdasarkan data dari Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia dan Kepolisian Nunukan, dari 117 TKI yang diusir kali ini yang menggunakan paspor TKI masuk ke Malaysia sebanyak 33 orang. 28 orang menggunakan paspor lawatan, lima orang menggunakan pas lintas batas (PLB) dan 51 orang masuk secara ilegal," kata Nasution seperti dilansir dari Antara dan dikutip laman merdeka.com, Sabtu (14/3/2015).

Nasution melanjutkan, dari para perantau diusir itu, 24 di antaranya memilih tinggal di Kabupaten Nunukan dan mencari pekerjaan. Sementara sembilan lainnya ingin pulang ke kampung halamannya, dan 84 orang berkeras kembali ke Negeri Sabah, Malaysia buat bekerja.

Bermacam alasan mengapa sebagian besar pekerja migran itu berkeras ingin kembali mengadu nasib ke Malaysia. Salah satu TKI, Ahmad Zahri, mengaku ingin balik lagi ke Malaysia karena kedua orangtuanya bekerja di negara itu. Pemuda 16 tahun ini mengatakan, dia tertangkap aparat kepolisian Malaysia karena tidak memiliki paspor. Dia mengaku lahir di negara itu dan kedua orang tuanya berasal dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita

Imigrasi Belawan Pindahkan WNA Malaysia ke Rudenim Medan

Berita

Kompetisi Renang Pelajar Dibuka, Empat Atlet Terbaik Diberangkatkan ke Malaysia

Berita

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut