TUNIS – Matatelinga, Segala cara dilakukan wisatawan Museum Bardo untuk selamat dari serangan teroris yang terjadi di Kota Tunis, Tunisia, pada Rabu 18 Maret. Salah satu wisatawan coba pura-pura tewas untuk mengelabui para teroris.Suasana mencekam terjadi di Museum Bardo setelah sekelompok teroris menyerang tempat wisata tersebut. Tidak hanya membunuh 19 wisatawan, mereka juga menyandera puluhan orang lainnya.Salah satu korban bernama Maryline melakukan segala upaya untuk lolos dari serangan teroris tersebut. Setelah lututnya ditembak pelaku, perempuan bernama Maryline tersebut pun berpura-pura tewas tidak lama usai melihat seorang korban ditembak bagian kepalanya.“Saya melihat ada lubang yang besar di kepalanya. Saya merasakan badannya menimpa saya. Mungkin karena jenazah pria ini saya masih hidup,” kata wisatawan asal Prancis itu diberitakan The Independent dan dilansir dari laman okezone.com, Jumat (20/3/2015).Kelompok teroris bersenjata itu membabi-buta melepaskan tembakan di dalam museum. Kemudian, pelan-pelan dia merangkak ke tempat persembunyian.“Jadi apa yang kami lakukan adalah menggunakan darah dari korban lain ke badan kami. Kami memang cedera terkena tembakan, tapi tidak parah. Untuk bertahan hidup, kami merasa cara terbaik adalah berpura-pura tewas sambil berjaga-jaga jika mereka kembali,” tambahnya.(Fit)