Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Iran Perdebatkan Lembar Fakta Kesepakatan Nuklir
Nuklir Iran

Iran Perdebatkan Lembar Fakta Kesepakatan Nuklir

Admin - Minggu, 05 April 2015 11:43 WIB
google
Nuklir
TEHERAN - Matatelinga, Pemerintah Iran memperdebatkan ‘lembar fakta’ kesepakatan nuklir yang telah mereka capai dengan pihak Barat. ‘Lembar fakta’ adalah lembaran surat yang memberikan informasi yang berguna mengenai sebuah isu untuk disebarluaskan kepada khalayak umum.

Menurut Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif , pihak Amerika Serikat (AS) telah meletakkan poin yang bukan merupakan bagian dari persetujuan di dalam ‘lembar fakta’ kesepakatan nuklir tersebut. Protes ini terkait masalah sanksi kepada Iran yang seharusnya, menurut Menlu Iran itu, dicabut oleh AS bukan hanya sekedar ditangguhkan seperti yang ditulis pada ‘lembar fakta’ tersebut.

“Pihak AS memuat apapun yang mereka mau dalam ‘lembar fakta’ itu. Saya bahkan telah memprotes isu ini dengan (Menlu AS, John) Kerry sendiri,” kata Menlu Zarif dalam wawancara di stasiun televisi, yang dikutip Reuters dan dilansir laman okezone.com, Minggu (5/4/2015).

Dia menyatakan, Iran dapat menarik diri dari kesepakatan ini jika AS tidak menepati bagian mereka dalam perjanjian yang baru saja disepakati pada 2 April 2015 itu.

“Pihak manapun dalam perjanjian ini dapat menarik diri, jika pihak lain melanggar perjanjian. Kemajuan apapun yang telah kami capai dalam bidang nuklir dapat segera dikembalikan. Pengetahuan kami lokal, dan tidak ada yang bisa mengambil hal itu dari kami,” lanjutnya.

Kepala negosiator Iran ini mengingatkan AS bahwa Iran akan menepati perjanjian itu jika AS dan negara Barat melakukan hal yang sama. Dia menekankan pentingnya kesepakatan itu bagi Iran, serta peluang untuk menjalin hubungan yang lebih produktif dengan komunitas Internasional.

Kesepakatan nuklir antara Iran dengan negara P5+1 disambut gembira oleh masyarakat Iran. Kepulangan Menlu Zarif ke Iran disambut meriah oleh segenap warga. Dengan kesepakatan ini Iran dilarang untuk membangun reaktor nuklir baru dalam jangka waktu 15 tahun.

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Agus Marwan, Komentari Buku "Iran Pasca Revolusi Islam" karya Suhari Pane SIP

Berita

Tanpa Kongres, Trump Loloskan Penjualan Senjata USD 8,6 Miliar ke Timur Tengah

Berita

Demi Akhiri Perang dengan AS, Iran Serahkan 14 poin

Berita

Abbas Araghchi: Biar Tahu, Biaya Perang AS Mencapai 100 Miliar Dolar

Berita

Trump Memerintahkan Angkatan Laut AS Memblokade Pelabuhan Pelabuhan Iran, Untuk Apa..?

Berita

Kapal Perang Iran di Serang, Iran Luncurkan Drone ke Kapal Perang AS