SEMENYIH – Matatelinga, Enam orang dilaporkan tewas setelah helikopter yang membawa para tamu Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak meledak di udara pada Minggu 5 April 2015. Setelah kotak hitam helikopter tersebut ditemukan oleh Kepolisian Selangor, Malaysia, proses investigasi kecelakaan itu dikabarkan memakan waktu hingga satu bulan.“Butuh waktu sekira tiga sampai empat hari untuk mengambil data-data dari kotak hitam itu. Kemudian, butuh waktu sekira satu pekan. Saya memperkirakan proses investigasi ini akan memakan waktu hingga satu bulan,” ujar Menteri Perhubungan Malaysia, Datuk Seri Liow Tiong Lai, seperti diberitakan Asia One dan dikutip laman okezone.com, Selasa (7/4/2015).“Tim investigasi dari Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (DCA) hingga kini masih mengumpulkan beberapa petunjuk di lokasi jatuhnya helikopter, untuk bantu proses penyelidikan. Kotak hitam itu sendiri akan diinvestigasi di Inggris,” lanjutnya.Seperti diberitakan, enam orang dilaporkan tewas setelah helikopter yang membawa para tamu PM Razak meledak di udara pada Minggu 5 April 2015. Helikopter yang mengalami kecelakaan itu membawa para tamu yang sudah selesai menghadiri acara resepsi pernikahan putri PM Najib Razak.Enam orang yang tewas dalam kecelakaan helikopter tersebut adalah, kepala staf PM Razak, Azlin Alias, Mantan Duta Besar (Dubes) Malaysia untuk Amerika Serikat (AS), Jamaluddin Jarjis, pengusaha Malaysia, Tan Seang Huat, pengawal pribadinya, pilot helikopter, serta kopilot.(Fit)