WASHINGTON - Matatelinga, Pentagon melaporkan bahwa pesawat mereka dan jet tempur Rusia hampir bertabrakan di atas Laut Baltik. Mereka menyebut, insiden ini karena gaya penerbang jet tempur Rusia yang tidak profesional."Pada Selasa 7 April pagi, pesawat US RC-135U kami dicegat oleh jet tempur Rusia Su-27 Flanker saat melakukan penerbangan rutin. Pesawat (Rusia) tersebut terbang dengan cara yang tidak aman dan tidak profesional," ujar Juru Bicara Pentagon Eileen Lainez di Washington, Amerika Serikat (AS).Seperti dilansir Sputnik dan dikutip laman okezone.com, Minggu (12/4/2015), Lainez menyatakan, pihaknya telah mengajukan protes kepada Pemerintah Rusia atas insiden tersebut."AS memandang serius insiden ini dan telah mengajukan protes kepada Pemerintah Rusia melalui jalur diplomatik yang kami miliki," tambahnya.Berdasarkan beberapa laporan media AS, jet tempur Rusia tersebut terbang berdampingan dengan jarak yang sangat dekat. Pesawat itu hanya berjarak enam meter dari pesawat AS. Jika sedikit saja terjadi kesalahan, dalam jarak sedekat itu bisa berakibat fatal.Sementara itu, militer Rusia membantah pilot-pilot mereka terbang dengan manuver yang berbahaya. Menurutnya, pilot-pilot Rusia memiliki disiplin yang tinggi dan sangat patuh dengan regulasi ketat yang ditetapkan oleh otoritas penerbangan Rusia dan peraturan internasional.(Fit)