Matatelinga.com, Jumlahkorban jiwa akibat bencana gempa bumi Nepal semakinmeningkat. Angka kematian terakhir yang dilaporkan petugas Kementerian DalamNegeri Nepal sebanyak 6.204 orang.
Jasad-jasadkorban tewas yang semakin banyak ditemukan itu menimbulkan masalah bagi parapetugas. Mereka bingung bagaimana cara menyingkirkannya. Sampai saat ini, pihakberwenang telah memerintahkan kremasi massal bagi jasad yang tidak dapatditampung di rumah sakit.
“Kamarmayat telah penuh dan kami telah diperintahkan untuk membakar mayat segerasetelah ditemukan,” kata petugas paramiliter India Raman Lal, sebagaimanadikutip Reuters dan dilansir lamanokezone.com, Jumat (1/5/2015) .
Baumayat yang terperangkap di bawah reruntuhan gedung masih tercium di Kathmandusehingga membuat para penduduk enggan untuk kembali ke rumah-rumah mereka. Bantuan yang berdatangan dilaporkantelah mulai menjangkau daerah-daerah terpencil.
PerserikatanBangsa-bangsa (PBB) memperkirakan sebanyak 600 ribu rumah telah hancur ataurusak akibat gempa dan biaya yang dibutuhkan untuk membangun kembali Nepalditaksir mencapai USD 2 miliar.
“Inihanyalah perkiraan sementara. Akan membutuhkan waktu untuk melihat kerusakansebenarnya dan menghitung biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan kembali,”kata Menteri Keuangan Nepal, Ram Sharan Mahat.
PemerintahNepal melalui Menteri Informasi, Minendra Rijal, berjanji akan memberikansantunan sebesar USD1.000 bagi keluarga yang anggotanya tewas dalam gempa.Pemerintah juga akan memberikan biaya kremasi dan penguburan sebesar USD400.
(Fit)