Matatelinga.com, Kastari Animation adalah satu dari sekian banyak lembaga yangmemanfaatkan media sosial Youtube untuk memajukan pendidikan anak. Banyak anakataupun orangtua menonton cerita animasi menarik ini untuk belajar matematikasampai belajar membaca atau mengenal lagu anak Indonesia.
"Bukan hanya sebagai tontonan cerita tapi adapendidikannya dan sebagai alternatif tontonan anak," kata Ades Riza selakukonten program animasi Kastari di kantor Google Youtube,
Jakarta, Rabu (29/4/2015) lalu.Yang menarik sebagian penonton Kastari adalahibu-ibu dan anaknya yang tinggal di luar negeri. "Dua puluh persenpelanggan kami adalah WNI di luar negeri. Mereka datang dari Inggris,Australia, Arab dan lain-lain," terangnya.Para WNI itu berkomentar bahwa Kastari membuatanak-anak mereka bisa belajar dan mengenal lagi bahasa dan lagu anak Indonesia."Ada sih lagu yang nyanyiin anak-anak, namunmereka anggap kita lebih menarik karena bentuknya kartun,"tambah dia lagi.Namun karena semua sumber daya manusianya,termasuk animatornya adalah orang Indonesia yang hanya berjumlah 10 orang, makamereka mengaku kesulitan dalam memproduksi video secara cepat."Kami seminggu hanya satu video karena susahkan animasi itu," pungkas dia.Sampai saat ini, Ades telah sukses menampilkanvideonya dengan total penayangan 36.325.261 dan total pelanggan 47.121. Andesdan kawan-kawan juga telah berhasil menggantikan sosok Dora dengan tokoh Divadan Pupus yang menggemaskan. Demikian dikutip laman merdeka.com, Minggu(3/5/2015)
(Fit)