Matatelinga.com, Ribuanorang dilaporkan memenuhi jalan-jalan di ibu kota Tel Aviv untuk berunjuk rasamenyuarakan aksi protes terhadap pihak Kepolisian Israel yang diduga melakukan diskriminasi terhadap umat Yahudi keturunan Ethiopia.
Menurutseorang demonstran, jalan-jalan di Israel harus serupa dengan yang ada di KotaBaltimore, Amerika Serikat (AS), saat kerusuhan seperti itu terjadi.
“Seluruhjalan di Israel harus terlihat seperti saat terjadi kerusuhan di Kota Baltimore.Hal itu perlu dilakukan supaya Pemerintah Israel sadar atas tindakandiskriminasi oleh pihak kepolisian. Kerusuhan Baltimore harus pindah ke Israel,” tegas seorangdemonstran bernama Gadi Yevarkan, sebagaimana dikutip Sputnikdan dilansir laman okezone.com, Senin (4/5/2015).
Kerusuhanitu bermula beredarnya video yang menunjukkan kekerasan yang diduga dilakukanoleh seorang polisi. Dalam video tersebut, polisi Israel melakukan kekerasankepada seorang umat Yahudi berkulit hitam.
Akibataksi protes para demonstran, pihak Kepolisian Israel melakukan antisipasidengan melepaskan tembakan gas air mata dan water cannon untuk membubarkannya.Namun, para demonstran membalas dengan melemparkan batu, botol, dan papan kepara petugas.
Saatini, warga Israel keturunan Ethiopia berjumlah 135.500 dari total 8 jutapenduduk Israel. Mereka mengeluhkan sering mendapat perlakuan diskriminasi dariPemerintah Israel dalam berbagai hal seperti pendidikan, kesehatan, dan jaminansosial.
(Fit)