Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Penyelidik Temukan Jejak Gas Saris di Fasilitas Penelitian Militer Suriah
Penelitian Militer

Penyelidik Temukan Jejak Gas Saris di Fasilitas Penelitian Militer Suriah

Admin - Sabtu, 09 Mei 2015 19:23 WIB
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Timpenyelidik internasional telah menemukan jejak gas sarin dan VX di sebuahfasilitas penelitian militer Suriah yang tidak pernah diungkapkan kepadapengawas senjata kimia global.

Sampelyang diambil oleh ahli dari Organisasi untuk Barang Terlarang dan Senjata Kimia(Organisation for Prohibitions and Chemical Weapons–OPCW) pada Desember 2014dan Januari 2015 teruji positif mengandung bahan kimia yang digunakan untuk membuat zat beracun.Hal diungkapkan seorang sumber yang tidak disebutkan namanya kepada Reuters.

“Iniadalah sebuah indikasi yang kuat bahwa mereka telah berbohong mengenai apa yangmereka lakukan dengan sarin. Sejauh ini belum ada penjelasan yang memuaskandari mereka mengenai penemuan ini,” kata seorang sumber diplomatik, sebagaimanadikutip Reuters dan dilansir lamanokezone.com, Sabtu (9/5/2015).

Penggunaansarin oleh Pemerintah Suriah menyebabkan ancaman intervensi militer olehAmerika Serikat (AS) pada 2013. Agustus 2013, serangan gas sarin di Ghoula,sebuah wilayah yang dikuasai pemberontak di Damaskus menyebabkan ratusan orangtewas.

PemerintahSuriah kemudian menyetujui syarat dari AS yang diperantarai oleh Rusia denganbergabung dengan OPCW, mengakui kepemilikan senjata kimia dan berjanji untukmenghancurkannya.

Tindaklanjut dari janji itu adalah penyerahan 1.300 ton senjata kimia yang dilakukanPresiden Bashar Al Assad kepada misi gabungan PBB dan OPCW untuk dihancurkanpada 2014. Pemerintah Suriah menolak semua tuduhan penggunaan senjata kimiaselama perang sipil Suriah yang masih berlanjut.

Penemuanterbaru OPCW ini terkait dengan berbagai isu dan tuduhan penggunaan senjatakimia gas chlorine dalamserangan-serangan terhadap pemberontak. AS meminta PBB melakukan penyelidikanterkait hal ini untuk ditindaklanjuti oleh Dewan Keamanan jika terbuktiperbuatan tersebut dilakukan Pemerintah Suriah.

Sarinadalah zat berbahaya yang dikategorikan sebagai senjata pemusnah massal olehresolusi PBB 687 yang keluar pada 1991. Karakteristiknya adalah tidak berwarnadan berbau, biasanya digunakan dalam bentuk gas. Sarin berbahaya meskipun dosiskecil. Jika terhirup, korban akan tewas dalam waktu satu sampai 10 menit,kecuali diberikan penawar. Zat ini dapat menyebabkan kelumpuhan dan kerusakansaraf jika terserap dalam dosis yang tidak mematikan.

 

(Fit)

 


Tag:

Berita Terkait

Berita

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Berita

Smith dipanggil, Penyelidikan Trump Selama Pemerintahan Presiden Joe Biden

Berita

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk