Matatelinga.com, Akademi Juru Masak KotaHolstebro di Denmark memicu kontroversi lantaran memaksa salah satu pelajarmuslim memakan daging babi yang diharamkan. Akibat tindakan semena-mena itu,Pengadilan setempat menjatuhkan denda 40 ribu Krone (setara Rp 79 juta) kepada pengelolaakademi.
StasiunTelevisi Al Arabiya melaporkan dan dikutip laman merdeka.com, Selasa (12/5/2015),korban pemaksaan itu adalah mahasiswi 24 tahun, putri imigran asal Libya yangsejak kecil tinggal di Denmark. Dalam salah satu sesi mata kuliah, perempuantidak disebut identitasnya itu diwajibkan mencoba masakan kelompok sekelasnya.
Masalahnya,makanan tersebut mengandung daging babi. Wanita itu sudah mengatakan pada dosentidak bersedia mencicipi masakan tersebut.
Penolakanitu berbuntut panjang. Pengelola Akademi Holstebro mengingatkannya agarmematuhi kegiatan belajar mengajar dalam kelas. Salah satu dosen lalumemintanya paling tidak sekali saja mencicipi masakan berbahan babi.
Rupanya,si mahasiswi merekam percakapan dengan para dosen tersebut. Dia merasadiperlakukan diskriminatif lantaran harus memakan makanan yang tidak sesuaidengan ajaran agamanya.
Dalamgugatannya di pengadilan, sejak memutuskan masuk Holstebro, dia sudah tahu akanmendapat pelajaran mengolah bahan makanan tidak halal. "Tapi dia meyakinitidak ada aturan yang mewajibkannya mencicipi bahan makanan tidak halal,"tulis catatan Pengadilan.
MajelisHakim mengabulkan tuntutan si mahasiswi. Akademi Holstebro dianggap melakukandiskriminasi dan serangan moral, dengan cara melecehkan keyakinan muridnya.Sementara ini pihak kampus mengajukan banding atas vonis tersebut.
(Fit)