Matatelinga.com, KementerianLuar Negeri (Kemlu) RI memastikan 14 mahasiswa yang tersesat di PegununganAlpen, Jerman, pada Senin 25 Mei 2015, sudah diselamatkan. "Merekadiselamatkan dengan menggunakan helikopter dan dibawa ke kota terdekat, KotaKührintalm," ujar Dirjen Perlindungan WNI dan BHI, Lalu Muhammad Iqbal.
Menurut Lalu, para mahasiswa Indonesia tersebut berasal daribeberapa kota di Jerman. Mereka berencana untuk mendaki Gunung Berchtesgadenerdi Pegunungan Alpen.
"Mereka tetap melanjutkan perjalanan meski cuaca sedangtidak baik. Saat itu, salju sedang turun dan penuh kabut," kata Lalu.
Para mahasiswa yang berusia 23 sampai 25 tahun itu kehilanganarah dan tersasar. Untungnya, mereka dibantu oleh warga negara asing yangtinggal di daerah itu. Warga itu membantu mereka menghubungi polisi.
Sebagaimana diberitakan TheAssociated Press dan dikutip laman okezone.com, Selasa (26/5/2015),14 mahasiswa Indonesia ditemukan tersesat saat salju turun deras padaketinggian 1.800 di lembah Watzmannkar, Pegunungan Alpen, dekat Austria.Kepolisian Bavaria Jerman mengatakan, mereka salah menilai cuaca saat pendakianmusim semi di Pegunungan Alpen.
Pihak Kepolisian Bavaria mencari keberadaan mereka denganmenurunkan tim SAR dan beberapa helikopter yang dilengkapi kamera pendeteksipanas.
Juru Bicara Kepolisian Bavaria, Juergen Thalmeier mengatakan,para pemuda itu ditemukan basah kuyup karena hujan dan menggigil kedingingan.Namun, tidak ada satu pun yang terluka. Menurut dia, tidak ada satu pun darimereka yang membawa perlengkapan atau pakaian yang dibutuhkan untuk mendakiPegunungan Alpen yang bersalju.
(Fit)