Matatelinga.com, Cuacaekstrem yang melanda India masih berlanjut. Jumlah korban meninggal akibatterjangan gelombang panas sampai saat ini mencapai 1.242 orang.
Korbanmeninggal sebagian besar berasal dari Negara Bagian Andhra Pradesh danTelangana dengan jumlah 1.192 orang, sedangkan sisanya berasal dari berbagainegara bagian. Pusat Meteorologi India memperkirakan gelombang panas di India masihakan berlangsung dua hari ke depan di Telangana dan tiga hari lagi di AndhraPradesh.
Times of India dandikutip laman okezone.com, Kamis (28/5/2015), melaporkan bahwa suhu rata-ratadi beberapa wilayah di India mencapai 45 derajat Celsius dengan suhu terpanasterjadi di Negara Bagian Uttar Pradesh yang suhunya mencapai 46 derajat Celsiushingga menjadikan wilayah ini sebagai tempat terpanas di seluruh negeri.
Sampaisaat ini suhu terpanas yang tercatat terjadi di Provinsi Khammam, Negara BagianTelangana, pada 24 Mei 2015, dengan suhu 47,6 derajat Celsius. Pemerintah Indiatelah memperingatkan para dokter dan pekerja medis untuk siap setiap saatmemberikan bantuan kepada para korban.
Suhuekstrem dan gelombang panas di India inibukan pertama kali terjadi. Pada 2007, peristiwa serupa juga terjadi di Indiadan beberapa negara di Asia Selatan seperti Bangladesh, Nepal, Pakistan, bahkanRusia.
Dalamperistiwa tersebut sedikitnya 148 orang meninggal. Serangan panas itudilaporkan terjadi di New Delhi, Haryana, Uttar Pradesh, Rajashtan, dan MadyaPradesh. Sebanyak 400 merak juga dilaporkan mati dan susu sapi perah menjadikering karena panas yang menyengat.
(Fit)