Matatelinga.com, Pentagonmengungkapkan tidak sengaja mengirim spora antraks hidup ke sembilan tempat di Amerika Serikat(AS) dan Korea Selatan (Korsel). Spora-spora tersebut dikirim ke sejumlahlaboratorium yang tersebar di seluruh AS.
Meskidemikian, mereka yakin tidak ada risiko yang akan muncul kepada publik akibatkesalahan itu. Juru bicara Pentagon mengatakan, sejauh ini pihaknya telahmengonfirmasi setidaknya satu pengiriman yang berisi sampel hidup antraks, danmenduga delapan sampel lainnya juga berisi sampel serupa.
“Kamisedang menyelidiki pengiriman secara tidak sengaja, antraks hidup dariLaboratorium Departemen Pertahanan AS di lokasi uji coba Dugway,” kata JuruBicara Pentagon Kolonel Steve Warren, seperti dikutip Russia Todaydan dilansir laman okezone.com, Kamis (28/5/2015).
Sembilansampel tersebut dikirim dari Fasilitas Uji Coba Dugway di Utah, dan dikirim kelaboratorium pemerintah dan komersial di Texas, Maryland, Wisconsin, Delaware,New Jersey, Tennessee, New York, California,dan Virginia. Warren jugamengatakan, salah satu sampel terkirim ke Markas Angkatan Udara Osan di Korseldan telah dihancurkan.
DepartemenPertahanan AS saat ini tengah bekerja sama dengan Pusat Pengendalian danPencegahan Penyakit (CDC) untuk mengembalikan semua sampel tersebut.
Antraks adalah bakteri berbahaya yangmenyebar melalui kontak dengan kulit dan saluran pernapasan. Penyebarannyadapat ditangkal dengan antibiotik, namun semua bergantung pada seberapa lamavirus tersebut telah masuk ke dalam tubuh.
Pada2001, kepanikan massal terjadi di AS, setelah lima orang tewas dan 17 lainnyajatuh sakit akibat antraks yang disebarkan melalui surat. Pelaku pengirimansurat tersebut dilaporkan melakukan bunuh diri. Kepanikan juga terjadi pada2014 di India saat antraks menewaskan tujuh orang di sebuah desa.
(Fit)