Matatelinga.com,Perempuan Rohingya yang tinggal di kamp pengungsi di perbatasan Thailand danMalaysia menjadi korban pemerkosaan berkelompok yang dilakukan oleh parapenyelundup. Akibat pemerkosaan tersebut, setidaknya dua perempuan Rohingya ditemukanhamil.
Sebagaimanadilaporkan kantor berita Malaysia Bernama, korban Rohingya selamat yang bernamaNur Khaidha Abdul Shukur mengatakan, beberapa perempuan muda yang tinggal dikamp kerap dibawa keluar dari pos hutan yang terletak di Padang Besar, Thailand.Nur yang tahun lalu berhasil melarikan diri dari kamp pengungsi mengatakan,para korban kemudian dibawa ke suatu tempat tersembunyi.
"Setiapmalam, dua atau tiga pemudi cantik dibawa keluar dari kerangkeng hukuman olehpara penjaga. Mereka dibawa ke sebuah tempat rahasia," kata Nur, sepertidikutip dari AFP dan dikutip lamanokezone.com, Kamis (4/6/2015).
Nurmelanjutkan, para perempuan Rohingya yang diculik tersebut biasanya dijadikanpemuas nafsu para penjaga selama beberapa hari. "Mereka kemudian diperkosasecara berkelompok oleh para penjaga. Dua perempuan muda di kamp hamil setelahpemerkosaan tersebut," sambungnya.
SuamiNur yang bernama Nurul Amin Nobi Hussein juga menuturkan kesaksian senada.Nurul menyaksikan tindak kejahatan serupa yang dilakukan di dekat kamp yangberlokasi di dekat perbatasan Malaysia.
"Padamalam hari, beberapa penjaga akan mendatangi kurungan perempuan, menculikbeberapa dari mereka dan membawanya ke suatu tempat," kata Nurul.
"Kamimendengar teriak dan tangisan para perempuan tersebut karena lokasi pemerkosaanmereka amat dekat dengan penjara kami. Namun, karena insiden tersebutberlangsung pada malam hari, kami tidak dapat melihat kejadian tersebut,"imbuhnya.
(Fit)