Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Bom BunuhDiri gunakan Mobil, Ratusan Orang Tewas

Bom BunuhDiri gunakan Mobil, Ratusan Orang Tewas

Admin - Minggu, 19 Juli 2015 11:31 WIB
google
Matatelinga.com,  Bom mobil meledak saat perayaan Idul Fitri, dan menewaskan sekira 120 orang. Bom mobil yang diduga aksi bom bunuh diri menggemparkan sebuah pasar yang sedang sibuk-sbuknya di Khan Bani Saad, Provinsi Diyala, Irak.

Sesaat setelah peristiwa itu terjadi, kelompok militan ISIS mengaku bertanggung jawab atas meledaknya bom mobil tersebut.

Gubernur Diyala, Muthana Al Tamimi, menggambarkan insiden tersebut sebagai serangan yang menghancurkan. Dia menceritakan situasi mengerikan, di mana beberapa orang menggunakan kotak sayur untuk mengangkut anak-anak korban bom dahsyat itu.

Laporan awal semula menyebut ada 80 orang yang tewas dalam serangan bom mobil di kawasan Khan Bani Saad, Provinsi Diyala, sekitar 30 kilometer dari Ibu Kota Baghdad. Namun beberapa jam kemudian, data jumlah korban jiwa terus bertambah.

“Setidaknya ada 50 toko atau bangunan, serta 75 mobil warga sipil yang hancur akibat ledakan dahsyat yang bersumber dari bom mobil dekat pasar padat itu,” ujar Al Tamimi, seperti dikutip The Sydney Morning Herald, Minggu (19/7/2015).

Kelompok militan ISIS melalui sebuah akun Twitter mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom itu. Menurutnya, bom tersebut ditargetkan pada kelompok Muslim Syiah di Provinsi Diyala.

Kelompok radikal itu juga mengatakan bahwa pembom bunuh diri telah membawa sekitar tiga ton bahan peledak sebelum diledakkan di mobil. ISIS bahkan mengklaim korban tewas akibat serangan bom ada sekira 180 orang.

Pemerintah Provinsi Diyala mengumumkan masa berkabung tiga hari. Gubernur Al Tamimi menambahkan, lebih dari 130 orang lainnya terluka. Jumlah korban tewas dikhawatirkan bisa bertambah.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Irak, Haider Al Abadi, bersumpah untuk menghukum seberat-beratnya pelaku ataupun yang terlibat dalam serangan bom itu.

“Geng teroris itu tidak akan mendapatkan tempat di negeri ini. Saya jelas sangat mengutuk serangan bom bunuh diri ini,” tegas PM Al Abadi.

(.......)


Tag:

Berita Terkait