Matatelinga.com, Seorang siswa Amerika Serikat (AS), Margaret Gorguissian, berkesempatan mengobrol dengan siswa Indonesia yang bersekolah di SMA Islam Al Azhar 1 di Jakarta tentang kerukunan umat beragama. Ia menjelaskan kepada teman-temannya di Indonesia bahwa di sekolahnya, para siswa berusaha keras agar perbedaan bisa diterima.Program diskusi siswa antar bangsa ini merupakan prakasa Tony Blair Foundation yang bertujuan memproduksi generasi muda yang toleran terhadap perbedaan agama dan budaya.“Kami membentuk kondisi yang aman dan kondusif sehingga siswa bisa berterus terang dan mengutarakan apa yang memotivasi mereka,” kata Kristen Looney, koordinator program Tony Blair Foundation, sebagaimana dilansir VoA dan dikutip laman okezone.com, Rabu (22/7/2015)Diskusi ini dipandu oleh moderator yang membantu peserta di kedua negara untuk saling berbagi, bahkan tentang isu yang sensitif. Beberapa isu sensitif yang sempat mereka diskusikan adalah tentang persepsi orang terhadap perempuan Muslim Amerika yang mengenakan jilbab, ataupun tentang kekerasan akibat perbedaan keyakinan di Indonesia.(Fit)